Tunggu Rapat Banmus Agendakan Interpelasi 

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi bersama Wakil Ketua Ahmad Halim memberi keterangan interpelasi CPNS yang disetujui mayoritas fraksi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bergulirnya penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Jember terhadap hangusnya jatah CPNS tahun 2019 semakin menguat. Hasil rapat pimpinan DPRD bersama sejumlah fraksi, siang kemarin (2/12), bermuara pada kesepahaman yang menginginkan hak interpelasi itu segera digelar. Namun, masih menunggu rapat Badan Musyarawah (Banmus) untuk membuat agenda interpelasi.

Ketua DPRD Jember M Itqon Syauqi mengungkapkan, berdasar syarat usulan minimal, penggunaan hak interpelasi sudah bisa dilakukan. Bahkan, dalam rapat pimpinan bersama masing-masing fraksi, interpelasi itu pun mendapat dukungan dari banyak fraksi. “Mayoritas fraksi sudah sepakat untuk dilakukan hak interpelasi. Pimpinan DPRD menyimpulkan, hak interpelasi yang sudah digulirkan harus dilanjutkan,” papar Itqon, kemarin (2/12).

Dikatakannya, usulan hak interpelasi itu nanti membutuhkan seseorang untuk menjadi juru bicara. Karena Fraksi PDIP yang menggulirkan kali pertama, kemungkinan besar juru bicaranya juga akan dari PDIP. “Untuk juru bicaranya bisa dari fraksi yang pertama mengusulkan,” ungkapnya.

Itqon menyebut, fraksi yang secara resmi sudah mengusulkan lengkap dengan berkas yakni PDIP dan Fraksi Pandekar (PAN, Demokrat, dan Golkar). Dengan begitu, pimpinan DPRD akan membahasnya pada rapat Badan Musyarawah (Banmus) untuk membuat agenda interpelasi. “Nanti akan dibahas di Banmus untuk dibuatkan agenda interpelasinya,” ulasnya.

Disinggung apakah penggunaan hak interpelasi akan bisa gugur saat berada di Banmus, Itqon menegaskan, tidak akan bisa patah karena Banmus hanya mengagendakan. “Kecuali kalau dalam rapat paripurna tidak ada yang setuju, baru akan batal. Tetapi yang jelas, mayoritas fraksi hari ini sepakat untuk menggunakan hak interpelasi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menyebutkan, usulan hak interpelasi ini tidak lepas kaitannya dengan jatah CPNS yang hangus, beberapa waktu lalu. Jalur interpelasi ditempuh untuk mendengar jawaban eksekutif terkait penyebab sebenarnya mengapa Jember tidak dapat jatah CPNS tahun 2019. “Interpelasinya terkait CPNS,” pungkasnya.

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Bagus Supriadi