Kantor Camat Jenggawah Ambruk

DIHENTIKAN SEMENTARA: Polres Jember terus mendalami kasus ambruknya bangunan proyek rehabilitasi Kantor Kecamatan Jenggawah. Kepolisian juga bakal mendatang Tim Labfor guna mencari penyebab robohnya gedung yang masih dalam tahap bangunan tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengguna jalan dan karyawan kantor Kecamatan Jenggawah mendadak panik. Pasalnya bangunan kantor Kecamatan Jenggawah yang ada Jalan Ahmad Yani, Dusun Bringinlawang, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, tiba tiba ambruk Selasa (3/12) pukul 08.30 wib.

Tidak ada korban meninggal dalam peristiwa tersebut karena pekerja sedang libur, hanya saja Muhamad Hafid, 32, warga Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, yang saat itu menurunkan semen dari truk mengalami luka robek pada paha belakang akibat tertimpa galvalum, sementara wajah dan tangan korban luka lecet. “Saat itu, saya mengangkut semen dari truk menuju bawah bangunan yang ambruk. Tiba-tiba terdengar suara kretek, saya hendak lari tapi bangunan keburu ambruk,” ujar Hafid saat berada di puskesmas Jenggawah.

Teman korban yang juga ikut mengangkut semen berhasil menyelamatkan diri sebelum ambruk. Mereka pun berusaha menolong korban namun kesulitan karena lokasi yang masih berbahaya. “Saat kejadian saya sedang berada di truk untuk mengambil semen, korban sudah mendengar suara kretek, tapi tidak sempat menyelamatkan diri,” ujar Sofi, rekan korban.

Camat Jenggawah Jumari menuturkan, Pembangunan kantor camat dimulai sejak tiga bulan lalu. Sementara bangunan yang ambruk adalah aula. Jumari mengaku setiap hari mengawasi proses pembangunan. Bahkan jumari sempat memprotes kepada pihak kontraktor terkait material yang tidak sesuai bestek. “Berulangkali saya bilang ke kontraktor terkait material bangunan yang jauh dari layak. Tapi tidak dihiraukan,” kata Jumari.

 

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor :