Kakak Beradik Kompak Curi HP

DIKELER: Hasib, 28, bersama adiknya, Rama Efendi, 19. Kakak beradik ini ditangkap Polsek Pakusari karena mencuri HP.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dua kakak beradik ini benar-benar seia sekata. Sayangnya, kekompakan mereka dilakukan untuk melakukan aksi kriminal. Keduanya adalah Abdul Hasib, 28, warga Jalan Imam Bonjol Lingkungan Kedung Piring, Kelurahan Tegalbesar, Kaliwates. Sementara adiknya, Kurnia Rama Efendi, 19, merupakan warga Dusun Jatian, Desa Sumberanyar, Maesan, Bondowoso.

Dua bersaudara itu ditangkap karena mencuri HP. Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian dan helm yang digunakan saat beraksi, serta satu unit HP. Kini, keduanya telah ditetapkan tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Pakusari, sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Informasi di lapangan, korban pencurian itu adalah Wahyu Arief Wijaksono, warga Jl PB Sudirman, Dusun Rowo, Desa/Kecamatan Pakusari. Pemuda 36 tahun ini adalah pemilik konter (gerai) HP. Peristiwa pencurian itu terjadi pada Rabu (27/11) lalu sekitar pukul 20.00.

Kala itu, Wahyu sedang keluar rumah. Konter dijaga oleh istrinya, Lia. Tak lama kemudian, tersangka Hasib datang ke konter itu. Tersangka berpura-pura hendak membeli HP. Sementara adiknya, Kurnia, berada di atas motor tak jauh dari konter tersebut. Untuk mengelabui, Hasib sempat menunjuk beberapa HP. Saat karyawan lengah, tersangka mengambil sebuah HP dan langsung kabur. Menyadari konternya disatroni maling, Lia seketika menghubungi suaminya, kemudian melapor ke Polsek Pakusari.

Kapolsek Pakusari AKP Yuliati Suviani mengatakan, setelah melakukan serangkaian penyelidikan, kedua tersangka akhirnya ditangkap. Ternyata, aksi itu bukan yang pertama kali. Sebelumnya, kedua tersangka juga pernah melakukan perbuatan yang sama. Hanya saja, sasarannya adalah rokok. “Mungkin merasa sukses, kemudian keduanya mencuri yang lebih besar,” ungkap Yuliati, kemarin. Dia menambahkan, kedua tersangka merupakan kakak beradik, namun beda ibu.

Menurut Yuliati, tersangka sudah beberapa kali mencuri rokok dengan modus yang sama. Pura-pura membeli. Biasanya, sang kakak bertindak sebagai eksekutor. Sementara, adiknya menunggu di atas motor. “Kalau pencurian HP diakui tersangka baru sekali ini. Itu pun katanya hanya di wilayah hukum Polsek Pakusari,” paparnya.

Namun setelah ditelusuri, tersangka Hasib memiliki catatan kejahatan. Dia merupakan residivis dan pernah mendekam di Lapas Klas II A Jember pada 2012 hingga 2016 lalu. Tersangka pernah dipenjara karena memerkosa anak di bawah umur. “Baru tiga tahun keluar, tersangka melakukan aksi pencurian dengan mengajak adiknya,” pungkas Yuliati.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih