Jembatan Petelon Senilai Rp 1 Miliar Sukses Dibangun Warga

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhirnya Jembatan Petelon yang menghubungkan dua desa yakni Desa Petemon dengan Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul, bisa terselesaikan.

Awalnya jembatan yang menghubungkan dua desa tersebut dibangun dari bambu yang diberi nama jembatan gantung sejak tahun 1970. Karena jumlah KK dan rumah yang ada di utara sungai tersebut semakin banyak, masyarakat harus mempunyai jembatan beton agar akses transportasi semakin mudah. Sementara jembatan gantung dari bambu itu harus memerlukan perbaikan setiap tahunnya.

Mata pencaharian warga yang berada di utara sungai tanggul kebanyakan tukang becak dan pedagang. Kalau melewati jalan utara, mereka harus memutar ke Yonif 515 Tanggul dan jaraknya terlalu jauh.

Pada tahun 2005, masyarakat mulai mengecor jembatan dengan hasil swadaya dari masyarakat.  “Setelah dibangun jembatan cor sepanjang 50 meter lebar 1,5 meter. Warga yang biasanya menaruh becak di sebelah selatan bisa membawa pulang ke rumahnyam,” ujar Choiriyus Fatul Holek, Ketua Penitia Pembangunan Jembatan tersebut.

Tetapi jembatan yang sudah dicor tahun 2005 itu tidak bertahan lama, karena bagian plengsengan di sisi utara tergerus banjir bandang. Bagian ujung utara retak dan sangat menghawatirkan pengguna jalan yang melintas di jembatan tersebut.

Akhirnya dengan kesepakatan bersama warga Dusun Curahputih, Desa Patemon, Kecamatan tanggul, mereka berinisiatif untuk melebarkan dan memperkuat jembatan tersebut.

Dengan berbagai cara yang dilakukan akhirnya jembatan bisa terbangun cukup kuat dengan panjang 50 meter dengan lebar 3,5 meter. “Alhamdulillah, jembatan yang diimpikan oleh warga Dusun Curahputih, Desa Patemon, ini bisa terwujud,” ujarnya.

Pembangunan Jembatana ini murni dari hasil sumbangan warga dan sumbangan dari donatur yang berkerja di luar Jember seperti Bali dan Malaysia. Bahkan setiap ada pengajian, panitia bisa mendapatklan dana dari sumbangan warga yang hadir secara sukarela. Bahkan setiap minggunya ada petugas penarik amalan untuk pembaangunan jembatan ini.

Jembatan Petelon yang memiliki panjang 50 meter  dan lebar 3,5 meter ini dikerjakan tiga bulan lalu. Setiap harinya sekitar 40 orang bekerja sukarela sekitar membangun jembatan, sedangkan untuk kepala tukangnya satu orang dan itupun yang dibayar. Dana yang dihabiskan untuk pembangunaan jembatan ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor :