Berwisata Sambil Jalin Kerja Sama

WISATA EDUKASI: Bupati Jember dr Faida MMR, bersama peserta Festival HAM 2019, mengendari kereta wisata di Puslitkoka, Desa Kaliwining, Rambipuji, kemarin (22/11).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebelum pulang, ratusan peserta Festival HAM 2019 Jember dijamu dengan mengunjungi sejumlah lokasi wisata edukasi, kemarin (21/11). Tidak ketinggalan narasumber dari mancanegara, Komnas HAM dan INFID juga diajak keliling melihat potensi besar yang ada di Jember. Di antaranya, kebun Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) di Renteng, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, dan Pantai Papuma di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan.

Begitu sampai di Puslitkoka, Bupati Jember dr Faida MMR langsung naik kereta keliling kebun kopi dan kakao. Dalam rombongan kereta itu, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufik Damanik juga terlihat. Selain itu, sejumlah tokoh HAM dunia dari berbagai negara juga ikut keliling dengan kereta yang berbeda.

Menyaksikan potensi kopi dan kakao tersebut, Faida dan Damanik kompak mempromosikan hasil kebun itu. Begitu pula dengan Direktur Puslitkoka Agung Wahyu Susilo serta Wakil Ketua Komnas HAM Sandra Moniaga yang sempat menikmati kopi dan camilan cokelat.

BORONG COKELAT: Peserta Festival HAM mancanegara, Ibrahim bersama temannya Deirdre dari USA. Mereka membeli produk coklat di outlet Puslit Koka, kemarin (21/11).

Pada momen tersebut, Bupati Faida menjelaskan, kunjungannya ke Puslitkoka bukan sekadar berwisata saja. Tapi, ada kerja sama dengan sejumlah daerah. Ada dari Jawa Tengah, Banjarmasin, hingga beberapa daerah lain dari Kalimantan dan Sulawesi. Mereka datang untuk melakukan kerja sama di bidang kopi dan kakao, serta ada pula yang kerja sama di bidang jagung.

Faida pun sempat bercanda bahwa banyaknya tokoh penting yang baru mengikuti Festival HAM sudah menjadi saudara sejagung, sekopi, dan saudara sekakao. “Kami ke sini untuk menunjukkan bahwa Jember terkenal dengan empat C. Yaitu coffee, chocolate, cigar, dan culture. Jadi, selain berwisata, kami juga melakukan kerja sama. Karena Puslitkoka ini adalah satu-satunya di Indonesia,” paparnya.

Jenis kerja sama yang dimaksud bukan hanya dalam bidang hasil produksinya, melainkan juga dalam hal pembibitan, serta pengembangan tanaman yang baik. Untuk itulah, para tamu mancanegara diajak agar mereka tahu bahwa di Jember terdapat Puslitkoka yang salah satu kebunnya berdiri di areal seluas 160 hektare. “Banyaknya para tokoh HAM dunia yang tahu tempat ini, pasti Puslitkoka ke depan akan terus berkembang pesat. Itu sendiri akan kembali pada meningkatnya perekonomian warga Jember,” ulasnya.

Direktur Puslitkoka Agung Wahyu Susilo menjelaskan, Puslitkoka yang dulunya hanya sebatas penelitian pada pengembangan pohon dan meneliti kualitas kopi dan kakao, kini sudah berkembang. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya produksi. Selain menyajikan kopi, cokelat yang disediakan pun bukan hanya bubuk cokelat.

“Pengembangan terus dilakukan. Saat ini banyak kami sediakan makanan khas Jember. Tak hanya itu, Puslitkoka juga menjadi lokasi wisata edukasi,” ucapnya. Para tamu dari mancanegara dan peserta Festival HAM sempat berkeliling dan berkunjung ke outlet kopi dan cokelat untuk oleh-oleh.

Rombongan bupati selanjutnya bergeser ke Pantai Papuma. Di sana, mereka menikmati wisata alam yang indah dengan pasir putih malikan serta pemandangan alam menakjubkan. Bupati Faida pun menyampaikan agar para tamu undangan bisa datang kembali lain waktu untuk menikmati kelestarian alam Papuma. Faida dan ratusan orang berada di lokasi itu hingga malam hari dan ditutup dengan acara makan malam dengan menikmati keistimewaan alam Papuma.

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Mahrus Sholih