Minta Warga Tak Perlu Kawal Ambulans

TERUS DISELIDIKI: Kasat Lantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael saat melihat mobil ambulans yang sudah rusak karena kecelakaan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satlantas Polres Jember terus melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan mobil ambulans yang menyasak 5 sepeda motor di Jalan Raya Umum Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Senin (18/11) lalu. Sebanyak 8 orang terluka dalam peristiwa tersebut dan harus mendapat perawatan medis di puskesmas dan rumah sakit.

Sebelum terjadi kecelakaan beruntun, di depan ambulans ada dua kendaraan motor warga sipil yang melakukan pengawalan alias membuka jalan. Meski bukan menjadi penyebab dalam kecelakaan itu, namun hal itu cukup membahayakan. Untuk itu, polisi meminta agar warga tak perlu mengawal ambulans.

“Undang-undang sudah mengatur bahwa mobil ambulans salah satu mobil yang diberi prioritas saat membawa pasien,” kata Kasat Lantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael. Kalaupun butuh pengawalan, bisa dilakukan oleh polisi maupun instansi lainnya yang sudah diberi kewenangan dan diatur dalam undang-undang.

Kegiatan pengawalan terhadap ambulans dinilai melanggar hukum. “Kita mengimbau masyarakat segera memberikan atau membuka jalan jika sudah melihat atau mendengar ada sirene ambulans saat melintas di jalan raya,” jelasnya.

Selain itu, Edwin juga mengimbau pihak puskesmas yang ingin mendapatkan pengawalan untuk segera menghubungi petugas kepolisian atau polsek setempat. Terkait korban kecelakaan ambulans, dari 8 korban yang terluka, 3 di antaranya sudah dibawa pulang oleh keluarga. “Untuk yang 5 orang masih di rumah sakit RSD Balung,” katanya.

Menurut dia, sudah ada beberapa orang saksi yang dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Sopir ambulans juga sudah dimintai keterangan. “Kita masih menunggu keterangan dari pengendara sepeda motor yang ditabrak, baik yang di depan maupun yang berada di belakang. Karena ada 5 motor (bukan 4 motor seperti yang diberitakan sebelumnya) yang terlibat,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, ambulans P 8036 SP yang dikemudikan Abdul Rouf, 53, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat timur. Ambulans tersebut membawa seorang pasien DBD dari Puskesmas Tanggul yang hendak dirujuk ke RSD dr Soebandi Jember. Selain pasien, ambulans juga mengangkut 3 orang lainnya, salah satunya perawat pendamping.

Selanjutnya, ambulans mendahului kendaraan lain yang melaju searah di depannya. Namun, pada saat yang bersamaan, muncul 5 sepeda motor (bukan 4 motor seperti yang diberitakan sebelumnya), masing-masing Yamaha Jupiter P 4898 TN, Yamaha Mio DK5371 QD, Honda Prima P 5275 LU, Suzuki Smash tanpa nopol, dan Honda Beat P 3251 LT. Lima motor ini melaju beriringan dari arah timur barat (berlawanan).

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Bagus Supriadi