Dua Maling Spesialis Kos-kosan Mahasiswa Ditembak Polisi

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Akhirnya polisi berhasil membekuk dua pelaku pencurian di kos-kosan wilayah kampus. Belakangan ini selama tiga minggu berturut-turutterjadi aksi pencurian di kos-kosan. Yang menjadi modus pelaku, mereka masuk dan menguras isi kos setiap hari Jumat untuk melakukan aksinya.

Para korban pencurian banyak yang melapor ke Polsek Sumbersari tentang kejadian itu. Anggota Team “Serigala” Reskrim Polsek Sumbersari langsung melakukan pengintaian. Ternyata benar, dua pelaku pencurian tersebut berhasil dibekuk dan dilumpuhkan petugas pada Jumat (15/11) pukul 15.00 WIB.

Dua pelaku ini memang spesialis rumah kos-kosan yang ditinggal penghuninya pergi salat Jumat ke masjid. Mereka selalu memantau tempat kos-kosan yang ditinggal salat Jumat. Keduanya menggunakan motor untuk melakukan aksinya, ketika melihat ada korban keluar untuk pergi ke masjid keduanya langsung masuk.

Peran kedua pelaku ini berbeda-beda Muhammad Nur Cholis, 42, warga Jl Bangsal, Kelurahan Pagarsari, Kecamatan Lahat, Sumatra Barat, bagian mengawasi di luar rumah. Sedangkan Abdi Permana, 31 warga Kampung Cigarogol, Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Bogor, sebagai eksekutor.

Hanya bermodal satu buah obeng kecil untuk mencongkel pintu kamar kos-kosan yang sudah kosong. Mereka pun menggasak barang-barang di dalam kamar, keduanya langsung pergi ke tempat kosnya di sekitaran Rest Area Jubung, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi.

Dalam seminggu beroperasi di tempat kos-kosan, keduanya bisa menggasak telepon genggam dan laptop lumayan banyak. Untuk menjual hasil curiannya, keduanya langsung mengirim barang hasil curian melalui jasa ekspedisi. “Uang baru terbayar setelah barang sampai ke tangan pemesan,” ujar AKP Faruk Mustafa Kamil, Kapolsek Sumbersari.

Masih menurut Faruk, ketika tersangka Abdi Permana ini berhasil menggasak barang di dalam kamar langsung diberikaan kepada tersangka M Nur Cholis yang sudah menyiapkan tas punggung. “Begitu situasi di luar rumah itu aman, keduanyaa langsung pergi ke jasa kurir ekspedisi untuk mengirim barangnya,” ujarnya.

Dalam penyergapan, kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan dengaan timah panas, karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap. “Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga berhasil mengamanan tiga laptop dan 3 HP yang belum sempat terjual,” pungkasnya.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor :