Ilustrasi: perangkat smartwatch Apple Watch Series 5. (ZDNet)

JawaPos.com – Sejalan dengan semakin majunya jaringan telekomunikasi seluler maupun infrastruktur internet, hal tersebut mendukung berbagai perangkat terkoneksi bermunculan. Selain smartphone, perangkat terkoneksi internet atau Internet of Things (IoT) lainnya semisal smartwatch juga semakin dilirik.

Fungsi smartwatch sendiri cukup beragam, sejalan dengan kapabilitas smartphone saat ini. Semakin diminatinya perangkat smartwatch, hal tersebut dibuktikan dengan tumbuhnya penjualan di seluruh dunia.

Berdasarkan data dari Strategy Analytics, sebagaimana dikutip JawaPos.com dari GSMArena, Kamis (14/11), pengiriman smartwatch global tumbuh sebesar 42 persen di kuartal tiga (Q3) 2019. Data tersebut juga menunjukkan bahwa arloji pintar itu berhasil melampaui 14 juta pengiriman selama periode Q3. Angka ini mewakili pertumbuhan 42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seperti yang diharapkan, Apple mendominasi dengan Apple Watch-nya yang merebut 47,9 persen dari pasar dengan jumlah pengiriman 6,8 juta unit di seluruh dunia. Berada di bawahnya, Samsung memegang pangsa pasar 13,4 persen dengan 1,9 juta pengiriman untuk periode tersebut. Raksasa teknologi Korea Selatan ini juga mencatat pertumbuhan pengiriman smartwatch terbesar dari tahun ke tahun dengan peningkatan 73 persen.

Fitbit yang baru-baru ini diakuisisi Google berada di posisi ketiga dengan pangsa 11,3 persen dan 1,6 juta pengiriman. Ke depan, akan menarik untuk mengikuti bagaimana Google berencana untuk memanfaatkan ekosistem jam tangan pintar Fitbit.

Hal yang menarik lagi bahwa meski pertumbuhan Samsung yang kuat akan terus berlanjut, namun sampai sekarang, tidak satu pun dari keduanya yang dapat menyalip dominasi Apple untuk jam tangan pintar. Baik Apple, Samsung, maupun Fitbit, ketiganya hadir di Indonesia. Perangkat-perangkat racikan tiga pabrikan tersebut hadir menawarkan keunggulan dan utilitas yang beragam.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Rian Alfianto

IKLAN