ABSTRAK: Pengunjung mengamati karya Idham Chalik yang berjudul Momentum di Art Lab kemarin. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

JawaPos.com – Seorang perupa tak boleh hanya puas berkarya dalam satu medium. Mereka harus terus mengeksplorasi kemampuannya agar berkembang sehingga mampu bersaing dengan seniman lain. Untuk itulah, pameran Gerak Rupa diselenggarakan. Panitia menantang para seniman yang terlibat untuk mendorong kemampuan mereka secara maksimal. Itu diungkapkan panitia penyelenggara pameran Saiful Mujib Ma’ruf kemarin (11/11).

Menurut Saiful, pameran yang diselenggarakan di Art Lab itu ingin memberikan ruang bagi perupa di Jawa Timur untuk lebih menggali karya-karya baru. ”Gerak Rupa ini nanti kita evaluasi. Kurang apa lukisan ini, seharusnya bagaimana, akan kita perbaiki,” imbuhnya.

”Memang menjadi seniman itu harus belajar aturan, tetapi lalu dobrak aturan tersebut,” tutur Saiful. Pameran tersebut diikuti 33 pelukis dari Komunitas Perupa Jawa Timur (Koperjati). Salah satunya adalah Idham Chalik. Dalam karyanya yang berjudul Momentum, pelukis yang karyanya dikenal bergaya realis itu memanfaatkan teknik paper quilling.

Dia menggulung kertas beraneka warna, lalu menyusunnya menjadi sebuah gambar abstrak. Idham mengaku hendak menceritakan suasana hati manusia lewat karya tersebut. ”Saat manusia menemukan hal yang baru, menemukan hal yang membuat nyaman,” ujarnya. Untuk mencapai momen tersebut, dibutuhkan kesabaran. Karena itu, Idham menghadirkan beberapa roda dalam karya berukuran 70 x 70 cm tersebut.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ell/c6/any

IKLAN