Pengusaha Batik Ambulu Bentuk Asosiasi

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Batik merupakan ciri khas Indonesia dan sudah mendunia, bahkan UNESCO yang dibawahi PBB  mengakui hal tersebut. Keberagaman motif batik yang dimiliki negara ini menggambarkan banyaknya suku dan adat istiadat yang dimiliki.

Di Kabupaten Jember, industri rumahan batik menyebar di berbagai kecamatan. Salah satu kecamatan itu adalah Kecamatan Ambulu. Di kawasan Jember selatan ini pengusaha batik terhimpun dalam sebuah Asosiasi Pembatik Ambulu (ASPA). “ASPA beranggotakan tujuh industri batik rumahan. Batik Ambulu ini bercirikan kakao baik untuk motif maupun untuk pewarna batik memakai Kakao sebagai salah satu ikon Kabupaten Jember,” ungkap Imam Syafi’i, Sekretaris Desa (Sekdes) Tegalsari, Kecamatan Ambulu.

Imam menerangkan, keberadaan industri rumahan batik di Kecamatan Ambulu ini juga didukung oleh Bank Indonesia. “Bank Indonesia Jember menggandeng berbagai pihak seperti dinas pariwisata, dinas perindustrian dan perdagangan, dinas koperasi dan Asosiasi Pembatik Jember, untuk membentuk klaster Batik Ambulu dan itu telah dilakukan pertengahan Desember tahun lalu,” terang Imam.

Bank Indonesia kantor perwakilan Jember, melakukan pendampingan Klaster Batik Ambulu tersebut, mulai dari hulu ke hilir. Di bagian lain, Hermawan salah seorang pengamat model dan pencari bakat di Jember menghimbau, pembatik di kota penghasil tembakau ini perlu mengembangkan batik klasik berwarna gelap, selama ini batik Jember terkesan ngejreng dari hal pewarnaan. “Mungkin karena dipengaruhi selera pasar sehingga batik Jember tampilannya berwarna  terang, padahal batik klasik ini tidak sedikit yang menggemari,” jelas Hermawan.

IKLAN

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor :