Polisi Ustad Itu Meninggal Sepulang Bertugas

BHAYANGKARA BERDUKA: Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal ketika melawat ke rumah duka. Dia menyampaikan belasungkawa ke keluarga almarhum Iptu Ainur Rofiq di Perumahan Pondok Bedadung Indah, Kebonsari, Sumbersari.

KEBONSARI, Radar Jember – Air mata kepedihan tak bisa dibendung lagi kala jenazah Iptu Ainur Rofiq tiba di rumah duka. Seluruh keluarga, kerabat, dan rekan kerja dari Polres Jember tak kuasa menahan tangis ketika menyambut kedatangan jenazah polisi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Operasional Reserse Kriminal (KBO Reskrim) Polres Jember ini.

Suasana berkabung begitu terlihat di Perumahan Pondok Bedadung Indah Blok V, 4, Lingkungan Krajan, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, rumah yang selama ini ditinggali almarhum dan keluarga. “Kami merasa kehilangan. Karena almarhum tak hanya berdedikasi, tapi juga loyal kepada pimpinan dan institusi. Almarhum juga merupakan sosok perwira yang memberikan teladan,” kenang AKBP Alfian Nurrizal, Kapolres Jember, ketika bertakziah di rumah duka.

Menurut Alfian, tak hanya keluarga dan jajaran kepolisian yang merasa kehilangan, banyak tokoh masyarakat dan ulama di Jember yang juga merasakan hal serupa. Bahkan, sejak kabar meninggalnya almarhum tersiar, sejumlah ucapan belasungkawa tak henti masuk ke ponselnya. “Termasuk teman-teman wartawan juga merasa kehilangan. Karena almarhum memang dikenal ramah,” ucapnya.

Rasa kehilangan itu tak berlebihan. Sebab, sesaat sebelum terlibat kecelakaan di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo, tepatnya di KM 833, almarhum masih menjalankan tugas bersama Kapolres Alfian mengusut kasus pembunuhan di Dusun Jurojuh, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo. Bahkan, mendiang perwira polisi berpangkat balok emas dua itu melakukan penyelidikan hingga pukul 3.00 dini hari bersama sejumlah anggotanya.

ALM Iptu Ainur Rofiq (baju biru)saat melakukan gelar perkara.

“Saya terakhir sama beliau pukul 8.30 malam (20.30, Red) di Ledokombo. Kalau sama anggota pukul 03.00 pagi. Setelah itu, ke polres untuk melakukan gelar perkara terkait kasus ini. Kemudian, almarhum bersama anggota berangkat ke Surabaya,” jelasnya.

Para kolega almarhum juga merasa kehilangan. Mantan sejawatnya di Reskrim Polres Jember Iptu Sudjilan mengakui, dari sisi pertemanan, mendiang Ainur Rofiq selama ini dikenalnya sebagai orang yang baik. Bahkan, disebutnya kebaikan almarhum tak hanya kepada orang reskrim, tapi seluruh anggota Polres Jember.

“Almarhum bisa menjadi contoh buat saya pribadi dan teman-teman lainnya. Baik soal pengetahuan maupun perbuatannya,” tutur perwira polisi yang saat ini menjabat Kasat Reskoba Polres Probolinggo tersebut.

Selain menjadi KBO Reskrim, almarhum juga merangkap sebagai Kepala Unit Pidana Umum (Kanit Pidum) yang masih satu jajaran dengan satreskrim. Sebelum itu, almarhum memegang amanah sebagai kanit tipikor. “Saya merasa kehilangan. Karena meskipun sudah pindah tugas, tapi saya masih sering kontak,” ujarnya.

Mendiang Ainur Rofiq mengalami kecelakaan bersama dua anggotanya. Rombongan polisi ini diketahui baru pulang dari Surabaya menuju Jember. Di Polda Jatim, rombongan Anggota Resmob Polres Jember tersebut mengikuti lomba Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), sejak Selasa pagi.

“Selain di bidang tugas, almarhum juga selalu memberi contoh bahwa keluarga adalah satu hal terpenting. Beliau juga sosok yang taat beribadah,” kata AKP Erik Pradana, mantan Kasatreskrim Polres Jember. Bahkan, Ainur Rofiq juga dikenal sebagai polisi ustad. Almarhum kerap menjadi imam ketika salat berjamaah, serta memimpin doa saat ada acara di polres.

Tak hanya dari unsur kepolisian, tokoh masyarakat juga mengaku kehilangan. Sebab, almarhum dikenal sebagai polisi yang sederhana, bahkan sikap tindakan dan ucapannya bisa dijadikan teladan. Dia juga dinilai merupakan prajurit Bhayangkara yang mencerminkan pengayom dan pelindung masyarakat.

“Saya sebagai warga merasa kehilangan. Mudah-mudahan keteladanannya menjadi inspirasi bagi prajurit Bhayangkara lainnya,” tutur Arum Sabil, tokoh masyarakat, ketika melawat ke rumah duka. Rencananya, jenazah almarhum bakal dimakamkan di Kalisat, hari ini sekitar pukul 08.00 pagi.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih