Polije Jadi Percontohan Pengembangan Perguruan Tinggi Vokasi

Saiful Anwar, Direktur Polije menjelaskan miniatur dan peta Polije kepada Mareta beserta Tim Kemenko PMK saat melakukan kunjungan ke Polije.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan kekagumannya atas capaian Polije khususnya dalam mengembangkan TEFA saat mengunjungi kampus Politeknik Negeri Jember (Polije), Senin (4/11).

“Kami kagum dan tidak menyangka Polije telah pesat mengembangkan TEFA yang berstandar industri, yang bermanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa serta berdampak untuk menghasilkan PNBP”, ujar Mareta.

Tak hanya itu Mareta juga mengungkapkan akan melaporkan pencapaian sempurna Polije khususnya dalam mengembangkan TEFA sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan PT vokasi. Selanjutnya menjadi bagian penting untuk menyusun kebijakan strategis untuk mengembangan perguruan tinggi vokasi di masa mendatang.

Sekedar informasi, pencapaian yang telah dilakukan Polije dalam mengembangkan Teaching Factory (TEFA), meliputi : PUT Pengolahan dan Pengemasan Pangan, PUT Produksi Pertanian, PUT Peternakan, dan PUT Informatika. Keberadaan PUT pengolahan dan pengemasan pangan diwujudkan dalam bentuk TEFA Bakery dan Fish Canning, PUT Produksi Pertanian diwujudkan dalam bentuk SGH (Smart Green House) dan Pabrik Produksi Benih, sedangkan PUT Peternakan diwujudkan dalam bentuk Feedlot (penggemukan sapi).

“Kami beserta tim ditugaskan untuk menindak lanjuti langkah-langkah koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian kebijakan program dikti dan pemanfaatan iptek”, ujar Mareta Pratiwi, Kepala Bidang Pendidikan, Asisten Deputi Pendidikan Tinggi dan Pemanfaatan Iptek, Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK. Berlanjut, Mareta Pratiwi juga melakukan kunjungan ke TEFA Bakery dan Smart Green House, didampingi oleh tim yaitu : Aria Setianingrum Kepala Sub Bidang Kemahasiswaan dan Akademik dan Sheila Roxelana Analis Kependidikan.

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang salah tugas dan fungsi utamanya mengkoordinasikan lintas Kementerian dalam aspek pengembangan kwalitas SDM yang dibutuhkan pembangunan, perlu terus mengkoordinasikan, menyinkronkan dan mengendalikan kebijakan pendidikan tinggi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), dapat berjalan selaras dan optimal.

IKLAN

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Istimewa

Editor :