Anak Istri Surono Saling Tuding Membunuh

Surono semasa hidup.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meninggalnya Surono membuat warga bertanya-tanya siapa pelakunya. Apakah orang luar yang mengincar kekayaannya, karena memiliki banyak kebun, atau keluarga sendiri yang memang ingin mengambil alih kebun tersebut?

Dalam kasus ini, polisi sudah mengamankan tiga orang. Mereka adalah Busani, 45, istri Surono, Bahar, 27, anak Surono, dan seorang warga berinisial J. Ada keterangan menarik dari Busani saat diamankan di Mapolsek Ledokombo. Saat ditanya wartawan, Busani mengaku bahwa yang membunuh Surono adalah Bahar, anak kandungnya sendiri. Menurut Busani, Surono dibunuh karena diketahui jika Surono tidak suka kepada istri Bahar.

“Bahar memang sudah lama berencana (membunuh, Red) karena gak suka sama bapaknya,” ungkap Busani. Aksi pembunuhan itu diduga dilakukan Bahar di kamar korban. Setelah menghabisi korban, Bahar kemudian mengubur mayat ayah kandungnya itu di lantai musala.

“Yang ngerabat (mengecor, Red) sama yang masang fondasi itu ya Bahar. Kalau keramiknya tukang,” tegas Busani kepada Jawa Pos Radar Jember. Sementara itu, Bahar menuduh Busani, ibunya sendiri, yang telah membunuh Surono.

Korban dikenal sebagai orang yang baik, sabar, dan pendiam. Kesehariannya, dia sebagai petani kopi dan jarang merantau ke luar Jawa. “Hanya sekali pernah kerja di Bali,” kata Samsul, 45, warga setempat. Korban memiliki kebun kopi yang cukup luas di Ledokombo. Tak jarang, warga meminta bantuan Surono untuk ikut menjaga kebun kopi mereka.  Rumah korban memang jauh dari permukiman warga lainnya.

“Setiap menjaga kebun kopi milik tetangganya, tidak pernah meminta bayaran lebih,” tambahnya. Tak heran, ketika mayat yang diduga Surono itu hendak dikuburkan, banyak warga yang ikut mengantar jenazahnya.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Bagus Supriadi