Edarkan Trex dan Dextro, Warga Silo Disergap Macan Gumitir

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meskipun sudah banyak pengedar obat keras berbahaya (Okerbaya) mendekam di lapas namun tidak juga membuat jera pelaku kejahatan jenis ini. Seperti yang dilakukan Moch kacong, 37, warga Dusun Curah Wungkal, Desa Pace, Kecamatan Silo. Dia harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Silo setelah diringkus tim Macan Gumitir, Reskrim Polsek Sempolan, Jumat (01/11). Dia terbukti menjadi pengedar pil trex dan dextro.

Kacong disergap tim Macan Gumitir di rumahnya tanpa perlawanan. Anggota Reskrim Polsek Sempolan menemukan barang bukti berupa pil trex sebanyak 22 butir dan pil dextro 147 butir yang disimpan di bawah kasur depan TV rumahnya.

Tertangkapnya Kacong, bermula dari informasi dari warga bahwa di wilayahnya marak peredaran obat keras berbahaya (Okerbaya) yang meresahkan. Karena hampir setiap malam, banyak anak anak muda mengendarai sepeda motor keluar masuk rumah pelaku.

Setelah melakukan penyelidikan, tim Macan Gumitir selanjutnya melakukan penangkapan terhadap pelaku dan dilanjutkan penggeledahan di dalam rumahnya. “Tim mendapati barang bukti obat terlarang tersebut,” ujar AKP Heri Wahyono, Kapolsek Sempolan melalui Kasihumas Polsek, Aiptu Yudi Triyanto.

Penangkapan Kacong tidak lantas membuat Polsek Sempolan berpuas diri. “Kami tidak akan berhenti melakukan pemberantasan tindak pidana yang terjadi di wilayah Polsek Sempolan. Terutama peredaran Narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” ujar Yudi.

Terkait penangkapan pengedar okerbaya ini pihaknya akan terus mendalami asal barang haram tersebut. Hal ini agar dapat memutus mata rantai peredaran narkoba terutama yang masuk wilayah hukum Polsek Sempolan.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor :