Kevin Sanjaya: Saya Harap Bisa All Indonesian Final Terus

Dua ganda putra terbaik dunia asal Indonesia berada di podium Denmark Open 2019. (Nafielah Mahmudah/PBSI)

JawaPos.com-Ganda putra nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mencetak kesuksesan besar pada final Denmark Open 2019 (20/10).

Mereka meraih gelar dengan mengalahkan rekan senegaranya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dalam dua game langsung 21-14, 21-13.

Hasil ini sekaligus memastikan Marcus/Kevin sukses mempertahankan gelarnya di Odense Sports Park, Denmark. The Minions menjadi ganda putra pertama yang berhasil menjadi juara back-to-back saat turnamen ini berlangsug di Odense sejak 2007.

”Kami senang bisa menang. Tidak mudah buat kami untuk mempertahankan gelar di sini. Karena lawan di sini kuat-kuat semua. Ini merupakan berkat buat kami,” ujar Marcus dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon di podium Denmark Open 2019. (Nafielah Mahmudah/PBSI)

Pertemuan ini merupakan yang kelima kalinya bagi Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan di tahun 2019. Hebatnya, kelima duel itu selalu terjadi di babak final, yaitu Daihatsu Indonesia Masters, Blibli Indonesia Open, Japan Open, China Open dan terakhir di sini, Denmark Open.

Hasilnya, Marcus/Kevin selalu menang dan keluar sebagai juara!

Total, Marcus/Kevin mengalahkan Hendra/Ahsan dalam 10 pertandingan dari 12 laga yang telah mereka jalani.

”Kami senang karena beberapa turnamen bisa All Indonesian Final. Saya harap bisa seperti ini terus. Di pertandingan hari ini, kami menikmati permainan dan melakukan yang terbaik,” kata Kevin.

Pada laga kali ini, Marcus/Kevin tampil dominan dengan terus menekan. Kecepatan mereka menyulitkan Hendra/Ahsan dari awal hingga akhir.

Ahsan mengakui kekalahan mereka. ”Mereka tampil bagus seperti biasa. Kami juga banyak ketekan terus dari awal,” kata Ahsan.

Dengan hasil ini, Indonesia sukses membawa pulang dua gelar dari turnamen penting berlabel BWF World Tour Super 750 ini. Sebelumnyam Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti juga berhasil menang dan menduduki podium tertinggi di Odense. Mereka mengalahkan ganda nomor dua dunia Wang Yilyu / Huang Dongping dengan skor 21-18, 18-21, dan 21-19.

Editor : Ainur Rohman

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :