RINGKAS: Florencia Fortuna (kanan) beserta Yohana Suwanto mengikuti workshop Intax Accordion Album di Ciputra World Mall, Sabtu (19/10). (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com – Foto polaroid memang mempunyai keunikan daripada jenis lain. Kesan foto yang elegan membuat orang-orang ingin memajang polaroid sebagai hiasan. Selain digantung pada tali, album berbentuk akordion bisa jadi alternatif displai polaroid. ’’Apalagi cuma dipajang dalam album. Makin sayang,’’ ucap Vera Rhuhay, crafter dalam craft workshop Instax Accordion Album di Ciputra World Mall, kemarin (19/10).

Vera memberikan tutorial singkat pembuatan pajangan itu. Perempuan yang berkecimpung di dunia craft sejak 2009 tersebut sudah menyiapkan beberapa bahan untuk dikreasikan peserta. ’’Jenis kertasnya kita gunakan yang gramatur 250 gsm. Jadi, tebal dan bisa tegak berdiri,’’ jelasnya.

Agar makin lucu, Vera juga menyediakan banyak kartu ucapan kecil warna-warni. ’’Jadi, peserta bebas pilih tema,’’ katanya. Potongan quote-quote kecil dan stiker beragam bentuk bisa bikin album makin semarak.

Dalam pembuatannya, dibutuhkan waktu 1–2 jam saja. ’’Kalau dari awal yang harus melipat-lipat kertas hingga jadi bentuk akordion memang agak lama,’’ tuturnya.

Bentuk album akordion tersebut memang mempunyai beberapa kelebihan. Selain bisa jadi pajangan, album itu bisa dilipat sehingga mudah dibawa ke mana-mana. ’’Padahal, ruangnya cukup banyak. Jadi, bisa pajang polaroidnya banyak juga,’’ ungkap Marketing Instax Fujifilm Indonesia Mutiara Aprilia.

Kali ini, polaroid ukuran mini yang digunakan untuk pembuatan album. Setiap peserta bisa mencetak dua foto polaroid untuk ditempelkan. Ruang kosong lainnya bisa diisi di rumah

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : dya/c20/ady

IKLAN