SATU-SATUNYA KOLEKSI KBS: Kandang Moritz didesain mengikuti karakter perilakunya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com – Moritz menjadi koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada 2013. Saat itu usianya tiga tahun. Pihak KBS sedang mencarikan pasangan buat jerapah yang kini berumur sembilan tahun tersebut.

’’Saya belum berani bilang kapan. Yang jelas, secepatnya diusahakan. Moritz memang jadi prioritas untuk dipasangkan dengan jerapah betina karena usianya sedang produktif,’’ terang Kepala Seksi Humas KBS Wini Hustiani kemarin (19/10).

Wini menjelaskan, pencarian jodoh membutuhkan proses yang panjang. Pihaknya mesti meninjau sejumlah kebun binatang di kota lain. Bila ada calon pasangan untuk Moritz, barulah tim KBS mengajukan izin ke Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA). ’’Harus cari jerapah yang dinilai bisa menghasilkan keturunan yang baik,’’ paparnya.

Di lokasi lain, misalnya Taman Safari Indonesia, ada beberapa jerapah yang bisa dibarter. Namun, tiap jerapah sudah punya pasangan. Hal itu juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim KBS. ’’Proses mencarikan pasangan ini mesti hati-hati. Apalagi, mereka ini jenis satwa liar. Tetap harus menimbulkan rasa aman untuk mereka,’’ ujar alumnus Ekonomi Studi Pembangunan UPN tersebut.

Sembari menunggu pasangan Moritz, KBS membangun kandang untuk membuat jerapah itu senang. Misalnya, meletakkan tempat makan di atas. Dengan begitu, Moritz tidak perlu menunduk untuk makan seperti sebelumnya. ’’Lebih mengikuti karakter perilakunya. Moritz diupayakan terus beraktivitas biar mood-nya tetap bagus. Kalau bete, dia mager dan galau,” tutur Wini.

Dua binatang lain yang juga bakal dicarikan pasangan adalah zebra dan capuchin atau sejenis primata. Sama dengan Moritz, dua binatang itu tengah menunggu pasangan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : hay/c18/ai

IKLAN