Mengaku Digendam, Uang Rp 20 juta Amblas dalam 10 Menit

Sumiyati (kaos merah), korban gendam saat bercerita ke Kapolsek Semboro, Facthur Rohman.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sumiyati, 45, warga Dusun Kendalan RT 001/ W 023 Desa/Kecamatan Semboro, harus kehilangan uang senilai Rp 20 juta Jumat (18/10) pukul 09.30 WIB akibat terkena gendam.

Dalam pantauan Radarjember.id, sebelum kejadian ada orang yang datang dengan menggunakan helm teropong mengetok pintu ke rumah Sumiyati. “Pelaku dengan tubuh tinggi besar itu langsung masuk dan meminta korban untuk menujukkan kalung, selanjutnya korban diajak salaman dan sempat mencium tangan pelaku,” ujar Iptu Facthur Rahman, Kapolsek Semboro.

Setelah mencium tangan pelaku, Sumiyati dipukul bagian pundaknya, korban pun langsung lemas dan tertidur di kursi ruang tamu. Pelaku sendiri langsung masuk ke kamar depan dan memeriksa lemari pakaian korban, karena tidak menemukan uang, pelaku masuk ke kamar belakang.

Namun pelaku tetap tidak menemukan uang, akhirnya pelaku membangunkan lagi korban dan mengajak ke kamar tempat menyimpan uang. Korban diminta untuk membongkar isi lemari oleh pelaku, pada saat membuka lemari itulah pelaku menemukan bungkusan uang yang senilai Rp 20 juta hasil penjualan mobil Panther milik korban. “Setelah uangnya ketemu, korban diminta untuk melakban mulutnya sendiri oleh pelaku,” ungkap Kapolsek.

Polisi mengamankan barang bukti berupa tali tampar warna biru 2 meter dan botol tempat bensin yang ada di ruang tamu. Mereka juga sudah berkoordinasi dengan tim Inafis Polres jember untuk melakukan olah TKP.

Sumiyati bercerita bahwa pelaku saat itu datang mengaku untuk mencari suaminya. Setelah dijawab tidak ada maka pelaku langsung mengajak salaman. “Saya langsung menuruti perintah pelaku saat mulut saya diminta untuk dilakban dengan lakban yang dibawa pelaku,” ujar Sumiyati.

Sumiyati baru bisa lepas setelah ada tetangga yang membuka tali tampar yang digunakan untuk mengikat di tiang yang ada diruang tamu. “Malah saya diminta untuk menyiramkan bensin oleh pelaku,” pungkas korban.

Sementara itu, polisi hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap korban.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor :