95 SMK Se-Jatim Ikuti Ujikom dan RPL Polije

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 95 perwakilan sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Jatim mengikuti uji kompetensi (Ujikom) dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dilaksanakan oleh LSP P1 (Lembaga Sertifikasi Profesi) Politeknik Negeri Jember (Polije), selama sepekan yang dimulai tanggal 13-20 Oktober 2019.

Beberapa yang menjadi target capaian Kegiatan yaitu, sertifikat kompetensi yang mendapatkan lisensi BNSP bagi peserta yang Kompeten, dan selanjutnya mengikuti RPL, dan akan mendapatkan pengakuan kompetensinya setara dengan KKNI Level 4 sesuai bidangnya.

Larasati Dwi Cahyani, salah satu peserta Ujikom dan RPL adalah pembantu teknisi laboratorium dari SMK 5 Jember menjelaskan, ia merasa terbantu sekali terkait program uji kompetensi dan RPL tersebut. “Sekarang saya menjadi Teknisi di SMK 5 Jember. Dan saya belum mendapat gelar sarjana, jadi dengan uji kompetensi ini sertifikat yang didapatkan setara D2,” jelasnya.

Dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kependidikan atau instruktur pada pendidikan menengah vokasi, Politeknik Negeri Jember (POLIJE) berupaya memberikan pelatihan dan ujikom untuk penyetaraan kemampuan setara dengan KKNI Level 4 melalui kegiatan RPL tipe B2.

Melalui penyediaan bantuan pendanaan PEDP Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendididikan Tinggi (Kemenristekdikti), maka POLIJE ditunjuk sebagai penyelenggara Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Instruktur Kejuruan. “Sertifikasi ini sangat penting. Ada nilai tambahannya untuk saya pribadi,” jelas Larasati.

Berdasarkan lampiran V Permendikbud no 34 Tahun 2018 melalui sertifikat pengakuan level 4 KKNI serta 2 sertifikat kompetensi BNSP . Peserta yang lulus uji kompetensi akan diusulkan untuk mendapat nomer register instruktur.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kesatu (LSP P1) Polije, Liliek Dwi Soelaksini, menjelaskan, peserta yang dinyatakan berkompeten akan diberikan sertifikat yang bisa diusulkan oleh BNSP untuk mendapatkan sertifikat berlogo Garuda. “Untuk masa dari sertifikat selama tiga tahun, selebihnya nanti harus mengikuti uji kompetensi lagi,” paparnya. Ujikom kali ini meliputi 4 bidang yakni : Pertanian, pengolahan Hasil, Teknologi Informasi dan Peternakan.

IKLAN

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Nurul Azizah

Editor :