Diduga Selingkuhi Pasien, Massa Rusak Rumah Warga Kalisat

BOLONG: Petugas kepolisian mengecek kaca di ruang tamu rumah Fauzan yang pecah setelah dilempari batu oleh massa, kemarin (16/10) siang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sekelompok orang melempari batu ke rumah Fauzan, 48, warga Dusun Krajan II, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat, kemarin (16/10) siang. Akibat perusakan oleh massa yang mengendarai motor tersebut, kaca jendela kamar depan dan kaca ruang tamu pecah. Sementara itu, Fauzan, istri, dan anak-anaknya mengungsi ke tempat aman.

Informasi yang diperoleh Radarjember.id menyebutkan, perusakan ini karena faktor cemburu. Awalnya, RS, 25, mengetahui jika istrinya RD, 23, menjalin komunikasi dengan Fauzan. Warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Mayang, itu menduga jika istrinya berselingkuh dengan korban.

Karena tak terima, RS kemudian menghubungi teman-temannya dan menceritakan ihwal peristiwa yang diketahuinya. RS juga mengadukan dugaan perselingkuhan itu ke Kepala Desa Mayang, Langgeng. Mendapat aduan warganya, sang kades berinisiatif menemui Pj Kepala Desa Patempuran, Tohari. Dia meminta agar Fauzan dipertemukan di Kantor Desa Patempuran guna mengklarifikasi kejadian tersebut.

Rupanya, saat pertemuan, suasana berlangsung memanas. Mengantisipasi kerusuhan, mediasi itu dipindah ke Polres Jember. Namun, saat proses itu terjadi, sekelompok massa yang tak terima mendatangi rumah Fauzan. Tanpa banyak cakap, mereka melempari rumah korban yang berada di pinggir jalan raya jurusan Kalisat-Jelbuk. “Diduga teman-teman suami RD tak terima jika istri temannya diselingkuhi. Akhirnya, mereka merusak rumah Fauzan,” ujar AKP Sukari, Kapolsek Kalisat.

Hingga kemarin malam, suasana di lokasi peristiwa masih panas. Petugas kepolisian terlihat berjaga-jaga di lokasi. Karena ada informasi, massa yang ditengarai berasal dari salah satu perguruan silat itu akan kembali mendatangi rumah Fauzan untuk melakukan perusakan.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih