Cristiano Ronaldo bersama anaknya, Cristiano Jr.

JawaPos.com – Sulit dibantah bahwa Cristiano Ronaldo telah menjadi legenda hidup paling sukses dalam sejarah sepak bola Portugal. Deretan gelar baik secara tim dan individu telah diraihnya selama karir. Karena itu, Sporting Lisbon menginginkan namanya diabadikan di stadion klub itu.

Selain karena legenda Portugal, Ronaldo memang produk pembinaan pemain muda Sporting. Saat ini, nama resmi dari stadion milik Sporting adalah Estadio Jose Alvalade yang merupakan nama dari pendiri klub. Tapi, belakangan Ronaldo dianggap pantas mengganti nama itu.

”Secara teori kami tidak akan membatalkannya dan sangat bangga memasang namanya. Cristiano selalu menjadi simbil terbesar dari sejarah klub kami,” kata Presiden Sporting Frederico Varandas kepada Tuttosport.

Harapannya, dengan menggunakan nama Ronaldo akan mengisnpirasi generasi muda klub itu. ”Kami sudah memakai nilai yang dibawanya di dinding akademi, yang fokus kepada hasrat, pengorbanan, disiplin, kepemimpinan, dan determinasi,” jelas Varandas.

Karir profesional Ronaldo dimulai Sporting pada 2002. Pada musim 2002-2003, Ronaldo bahkan sempat merasakan bermain di Sporting U-16, U-17, Tim B, dan sekaligus tim senior. Catatan luar biasa. Dan, sebuah friendly game melawan Manchester United pada Agustus 2003 mengubah segalanya.

Apabila nantinya diwujudkan menjadi nama stadion, maka Ronaldo akan bergabung dalam deretan pemain legenda yang lebih dulu dijadikan nama stadion. Klub Argentina Argentinos Junior memakai nama Estadion Diego Armando Maradona, Ajax Amsterdam tak lagi menyebut Amsterdam Arena, melainkan Johan Cruyff Arena. Selain itu, masih ada Santiago Bernabeu yang menjadi markas Real Madrid serta Giuseppe Meazza sebagai markas bagi Inter Milan dan AC Milan.

Editor : Mohammad Ilham

IKLAN