Pemilik Sabu 5 Kilogram Orang Tempeh

Dibungkus Plastik Bertuliskan Huruf Cina

KELAS BERAT : Tersangka HR menunjukkan barang bukti sabu seberat 5 kg saat tiba di Polres Lumajang, kemarin. Untuk menangkap pelaku, Tim Cobra Narkotika harus mengejar sampai ke Jakarta Pusat melibatkan polda setempat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sungguh mengejutkan! Ternyata pemilik sabu berbobot 5 kilogram adalah warga Tempeh. Dialah pemilik serbuk haram yang disimpan di dalam rumah kosong. Dibungkus dalam plastik kemasan bertuliskan huruf Cina. Setelah tertangkap di Jakarta Pusat, kini pemilik bernama Hanif Rohman itu ditahan di Polres Lumajang.

Informasi yang berhasil dihimpun Radarjember.id, aparat kepolisian memang berhati-hati dalam memberikan informasi ini. Sebab, masih dilakukan pengembangan yang bertujuan memburu bandar sabu. Akan tetapi, tadi malam berhasil didapat informasi detail bahwa pemilik bernama lengkap Hanif Rohman bin Fathur Rohman.

Lelaki berumur 27 tahun itu beralamat di RT 7, RW 1, Dusun Krajan, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh. Lelaki kelahiran Sumenep, 29 April 1992, yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu hanya lulusan SMA.

Sumber kepolisian menyebutkan, sabu-sabu seberat 5 kilogram itu disimpan dalam sebuah koper warna cokelat. Tas koper disembunyikan dalam rumah kosong yang tak lain adalah milik Mbah Sundari, warga setempat.

Dalam koper itu terdapat empat bungkus plastik warna hijau kemasan teh. Bungkusan itu bertuliskan huruf Cina. Keempat kantong plastik itulah yang berisi sabu-sabu. Ditambah satu lagi bungkusan yang sama dalam kondisi sobek. (Selengkapnya lihat grafis). Ada pula barang bukti lain yang diamankan bersama tersangka Hanif Rohman. Yakni dua unit ponsel/HP berbeda merek.

Sejumlah perwira Polres Lumajang memang tidak mengumbar informasi ini. Tetapi didapat kabar pula dari sejumlah saksi mata, setelah ditemukan, pemilik tas diburu sampai ke Jakarta Pusat. Baru dibawa ke Lumajang pada Minggu (13/10).

Bahkan, barang bukti dibawa ke Polres Lumajang guna dilakukan proses sidik lebih lanjut. Tim Cobra Narkotika Polres Lumajang juga telah membawa semua barang bukti ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Jatim. Sementara itu, Hanif Rohman juga ditahan di rumah tahanan Polres Lumajang.

Kendati demikian, Kapolres Arsal masih belum membeberkan detail perkembangan terbaru penangkapan yang prestisius bagi korps Bhayangkara ini. “Masih dilakukan lidik (penyelidikan, Red),” jawabnya singkat.

IKLAN

Reporter : mg3

Fotografer :

Editor : Hafid Asnan