Penggemar Jaranan Bentuk Komunitas Cemeti

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kesenian jaranan di Kabupaten Jember hingga saat ini masih ekis dan seringkali tampil di hadapan publik, bahkan penggemar jaranan dari hari ke hari tidaklah sedikit.

Karena sering bertemu saat menonton pementasan jaranan, puluhan anak muda Jember pun membentuk Komunitas Cemeti Sodho Lanang (KCSL). Kata cemeti dalam nama komunitas itu diambil karena setiap pementasan kesenian tradisional tersebut, kerapkali ada sisi adegan cemeti atau pecut untuk memanggil roh halus atau danyang jaranan.

Arif Faqih, pendiri sekaligus ketua komunitas tersebut mengungkapkan bahwa Komunitas Cemeti Sodho Lanang ini terbentuk pada tahun 2017 lalu. “Komunitas bertujuan untuk memberikan warna lain atraksi cemeti jaranan,” ungkap Arif.

Di tangan Arif, yang tinggal di Jalan Manggar, Gebang, gerakan permainan pecut lebih atraktif dan lebih enak ditonton. “Walau komunitas ini menamakan diri Sodho Lanang (lidi laki-laki), namun anggotanya tidak semuanya laki-laki,” tambah Arif.

Ika Wulandari, salah satu anggota perempuan komunitas Cemeti Sodho Lanang, menegaskan, penggemar cemeti ini setiap Rabu malam rutin mengadakan latihan bersama di Alun-Alun Jember selama empat jam. “Bahkan komunitas Cemeti Sodho Lanang ini di akhir September kemarin sempat diundang ke Kediri, saat acara Kirab Sewu Pecut Grebeg Suro,” ujar Ika.

Selain itu, saat gelaran karnaval budaya bulan Agustus 2019 lalu, komunitas penggemar jaranan ini ikut ambil bagian, sepanjang rute yang dilalui oleh peserta karnaval, komunitas ini mampu menarik perhatian ribuan penonton.

IKLAN

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor :