Didi Kempot

KOTA MALANG – Penyanyi campursari, Didi Kempot tapil lagi Kota Malang lagi. Tapi konser kali ini berbeda dengan penampilan-penampilan sebelumnya.

God Fother of Broken Heart itu bakal menunjukan penampilan yang lebih intim dengan sobat ambyar. Yakni pada acara puncak Festival Budaya (Fesbud) 2019 yang digelar Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 1 November mendarang.

Konser bertajuk ‘Intimate Ambyar Concert’ itu digelar di Gedung Sport Centre UIN Malang.

Sponsorship Fesbud 2019 Cindhi Graceea Faatiha mengatakan, Didi Kempot tak hanya menyanyikan lagu-lagu hitsnya. Mulai dari Banyu Langit, hingga Pamer Bojo.

“Tapi nanti kita juga akan ada talkshow bersama Didi Kempot. Durasinya juga cukup lama. Penonton akan tahu sisi lain idola mereka. Ini yang membuat konser Didi berbeda dengan konser lainnya,” kata Cindhi.

Biar lebih intim, jumlah penontonnya akan dibatasi. “Nanti paling banyak hanya 3.500an penonton. Jadi tidak desak-desakan seperti konser lainnya,” jelas dia.

Meski konser eksklusif, harga tiketnya relatif terjangkau untuk kantong mahasiswa. Yakni Rp 35 ribu untuk tirbun dan Rp 45 ribu untuk festival.

“Itu harga presale ke-2. Nanti ada presale ke 3 dan harganya itu naik. Jadi sarannya, cepet beli saja sih,” tuturnya.

Untuk mendapatkan tiket ‘Intimate Ambyar Concert’ tersebut, lanjut Chindi, Sobat ambyar bisa membeli melalui tiga cara.

Yang pertama bisa mendapatkannya melalui pemesenan tiket secara online. Yakni dengan menghubungi nomor WhatsApp yang tertera pada akun instagram resmi Festival Budaya 2019, @fesbud_humaniora.

Yang kedua, Sobat Ambyar bisa mendapatkan tiket dengan sistem CoD (Cash on Delivery). “Jadi tetep menghubungi nomor sesuai yang ada di instagram kami. Tapi nanti kami berikan kwitansi gitu ke pembeli untuk ditukarkan ketika hari H. CoD-an dulu (janjian melalui Chat whatsapp dimana tempat dan waktu pembelian tiket),” tuturnya.

Yang terakhir ialah membeli tiket presale lewat sejumlah warung kopi. “Bisa langsung saja ke warung kopi di sekitar UIN Malang yang kerjasama dengan kami. Warung kopinya bisa dilihat melalui pamflet kami,” pungkasnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Istimewa
Editor: Indra M

IKLAN