ILUSTRASI. Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. (dok. JawaPos.com)

JawaPos.com – Revitalisasi atau penataan Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai area pariwisata eksklusif ditargetkan selesai pada akhir 2020. Di Pulau Komodo akan dibangun resort mewah sekaligus tempat riset komodo.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Pulau Komodo akan menjadi seperti objek wisata safari di Kenya, Afrika. Nantinya tak semua turis lokal maupun asing bisa masuk ke Komodo.

“Kalau kita bikin eksklusif, bikin mahal sekalian saja. Wisata safari di Kenya itu orang datang bayar USD 3.500, peminatnya banyak,” ungkap Luhut di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).

Saat ini pemerintah sedang menyeleksi perusahaan dalam dan luar negeri untuk mengelola kawasan wisata eksklusif Pulau Komodo. Pengelola akan mempromosikan dan menentukan harga tiket masuk ke Pulau Komodo.

Tak hanya itu, Luhut menegaskan masyarakat asli Pulau Komodo tetap tinggal di pulau tersebut. Pengelola tidak hanya melindungi kawasan pulau, tetapi memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat asli Pulau Komodo.

“Tarif biar mereka (pengelola) nanti yang tentukan. Kalau saya juga atur tarif nanti jadi menko ngatur tarif. Akhir 2020 selesai akan lebih baik,” tegas dia.

Belum lama ini, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pemerintah terus mengkaji Pulau Komodo sebagai kawasan wisata eksklusif di tanah air. Termasuk soal pembagian kewenangan pusat dan daerah terkait komodo.

“Sedang kami cek, termasuk unsur kewenangan daerah seperti apa. Sebab Pemprov Nusa Tenggara Timur harus ada tanggung jawabnya juga ke pulau itu,” kata dia.

Kementerian Perhubungan telah menganggarkan Rp 2,95 triliun untuk mengembangkan akses lima destinasi super prioritas pariwisata pada 2019-2020. Terdiri dari Rp 353,9 miliar pada 2019 dan Rp 2,6 triliun pada 2020.

Kelima destinasi super prioritas tersebut terdiri dari empat objek wisata dari 10 Bali Baru yang sudah masuk super prioritas. Antara lain Danau Toba Sumut, Borobudur Joglosemar, Mandalika Lombok dan Komodo, Labuan Bajo NTT. Sementara itu satu destinasinya yakni calon Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yaitu di Likupang, Sulawesi Utara.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Abdul Rozak

IKLAN