Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi e-commerce yang mempermudah orang membayar pajak. (Zaki/Humas Kemenko Perekonomian)

JawaPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan apresiasi kepada sejumlah aplikator yang memberikan fasilitas dan kemudahan bagi masyarakat membayar pajak. Saat ini, keberadaan aplikator tersebut memudahkan masyarakat membayar pajak, cukup melalui gadget.

Perempuan yang karib disapa Ani ini mengaku tidak bisa membayangkan repotnya jadi seorang Menteri Keuangan 20 tahun silam. Saat industri 4.0 belum berkembang.

“Bayangkan kalau saya jadi menteri 20 tahun lalu. Pertama akan buat tim pengkaji, tim ini studi banding ke perusahaan dan luar negeri, enam bulan kemudian presentasi, laporan,” ungkap Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (10/10).

Tahapan selanjutnya, lanjut dia adalah tahapan pengadaan (procurement). Ani menambahkan, proses tersebut bisa memakan waktu hingga dua tahun, agar masyarakat lebih mudah mematuhi kewajiban sebagai wajib pajak.

Tak hanya itu, di mata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, ekonomi digital membuat uang nominal sekecil apapun menjadi berharga dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Saya melihat orang-orang beli emas dengan uang Rp 10 ribu. Saya bayangin gimana caranya, ternyata jadi beli 0,00001 gram. Itu diakumulasikan dan it is safe,” tegas dia.

Diketahui, Ani menghadiri diskusi yang digelar e-commerce Tokopedia. Salah satu fasilitas yang disediakan Tokopedia adalah pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Sekarang salah satu layanan dari Tokopedia, pembayaran pajak kendaraan bermotor, sudah diterapkan di Jawa Barat dan itu diminati masyarakat,” ungkap Co-founder Tokopedia William Tanuwijaya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Abdul Rozak

IKLAN