Gara-Gara Ayam Hilang, Sesama Saudara Gelut

JEMBER RADARJEMBER.ID – Yofan Arisandi, 30 warga Dusun Klayu, Desa/Kecamatan Mayang, harus berurusan dengan polisi. Ini setelah Yofan melakukan pemukulan terhadap Erfan, 35, warga Dusun Perasian, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Jumat (11/10).

Awalnya, Yofan yang merasa kehilangan ayam berusaha mencari ke pekarangan Erfan. Dia menuduh Erfan, yang masih memiliki hubungan famili dengannya, mencuri ayam miliknya. Dia pun memasuki halaman pekarangan rumah Erfan tanpa ijin hingga ke kandang ayam milik Erfan.

Pada saat itulah, Erfan yang sedang memberi makan burung merpatinya memergoki Yofan. Melihat Erfan, emosi Yofan tidak tertahankan, dia langsung melayangkan pukulan ke arah Erfan, namun masih bisa ditangkis. Kedua saudara itupun saling baku pukul hingga terjatuh.

Pada saat terjatuh itu, Yofan mengambil pisau yang berada di balik bajunya dan mencoba menusukkan ke arah Erfan. Lagi-lagi, beruntung Erfan yang pernah berlatih bela diri ini dapat memukul tangan Yofan, dan pisau digenggaman tangan Yofan pun terlepas.

Begitu berhasil mengamankan Yofan, Erfan pun berteriak meminta bantuan tetangga untuk melaporkan kejadian ke pihak RT.

AKP Yuliati, Kapolsek Pakusari melalui Kanitreskrim, Bripka Medi Siswoyo membenarkan peristiwa ini. “Jadi awal kejadiannya, tersangka ini curiga kalau yang mengambil ayam ini Erfan, yang masih ada hubungan keluarga dengannya. Dan pagi sekali tersangka ini masuk ke dalam kandang ayam korban untuk mencari ayamnya yang hilang,” ujar Medi.

“Untungnya saat tersangka ini tiba tiba menyerang, korban cukup tenang karena memiliki ilmu bela diri. Pisau berhasil dibuang dan selanjutnya dilaporkan ke pak RT,” lanjut Medi.

Atas perbuatannya, Yofan dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek dan tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP dan Pasal 2 ayat (1) UU Drt RI No.12 thn 1951, ancaman 10 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan berupa sajam pisau, pungkas Medi.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor :