Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Jumat (11/10). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto masih terbaring lemah di ruang perawatan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10). Hal ini diungkapkan mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin usai menjenguk Wiranto.

“Ya baru saja saya sudah jenguk Pak Wiranto, tentu saya prihatin ya. Saya pernah menjadi stafnya langsung di partai ketika itu. Tadi saya melihat bahwa beliau bisa diajak ngobrol dan masih berbaring lemas,” kata Saleh Husin di pelataran RSPAD Gatot Soebroto, Jumat (11/10).

Saleh yang mengaku sempat menjadi staf Wiranto di Partai Hanura ini pun memberi semangat kepada mantan Panglima ABRI itu. Dia memberi semangat agar Wiranto dapat sembuh, sehingga bisa kembali beraktivitas.

“Tapi bisa ngobrol kok. Ya malah suruh saya kamu harus kuat tetap beraktivitas,” terang Saleh.

Saleh menyebut, sejumlah peralatan medis masih menempel di tubuh Wiranto. Dia pun mengaku sempat mengobrol dengan Wiranto.

“Sempat ngobrol malah tadi saya baru masuk disapa eh Saleh. Tapi ya kondisinya masih lemas berbaring, karena kan semalam abis operasi,” jelas Saleh.

Ucapan senada pun dilontarkan oleh anggota dewan pertimbangan presiden (Wantimpres) Agum Gumelar. Dia menyebut, kondisi Wiranto kini sudah mulai membaik.

“Saya komunikasi dengan beliau, pelan, bicaranya jelas kok. Minta doa restu, pasti itu begitu ya, dan saya lihat kondisi akan membaik,” ungkap Agum.

Terkait kondisi yang menimpa Wiranto, lanjut Agum, dia menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Agum berharap polisi dapat segera menyelesaikan kasus yang menimpa mantan Panglima ABRI itu.

“Kita serahkan sekarang kepada polisi untuk bisa mengungkap jaringan mana, motivasinya apa, biarkan polisi yang bekerja, dan modal awal kita dua orang terduga ini harus dijaga, jangan sampai ada upaya untuk menghilangkan mereka, kalau mereka hilang ya terputus, nah ini yang harus dijaga betul oleh polisi,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

IKLAN