Marak Karhutla di Prigen, Penyidik Periksa Tujuh Penggarap Lahan

DISELIDIKI: Kebakaran hutan di kawasan Prigen, beberapa waktu lalu. (Dok. Radar Bromo)

PRIGEN, Radar Bromo – Proses lidik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Prigen terus dilakukan. Sampai awal bulan ini, sedikitnya 20 orang telah diperiksa penyidik unit Reskrim Polsek Prigen sebagai saksi.

Kini, tujuh orang lagi diperiksa sebagai saksi oleh penyidik. Mereka adalah para penggarap lahan milik Perhutani di Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen.

Kapolsek Prigen Iptu Slamet Wahyudi menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 20 saksi dalam kasus karhutla di Prigen. Saksi yang diperiksa, di antaranya dari Pamhut Perhutani, UPT Tahura R. Soerdjo, dan relawan.

Menurutnya, kasus karhutla tetap menjadi atensi pihaknya. Karena itu, proses lidik terus dilakukan untuk mengungkap pelakunya.

“Kami terus memeriksa saksi. Saat ini ada tujuh saksi baru yang diperiksa di mapolsek. Semuanya para penggarap lahan di wilayah Perhutani yang berada di Ledug. Jadi, total sudah 27 saksi yang diperiksa,” ungkapnya.

Pemeriksaan terhadap tujuh saksi itu, menurut Kapolsek, dibutuhkan untuk kepentingan penyelidikan dan mengungkap kasus karhutla di lapangan. Baik itu karhutla yang terjadi di kawasan UPT Tahura R. Soerdjo, maupun di wilayah Perhutani. Selain tujuh saksi tersebut, dimungkinkan jumlah saksi menurut Kapolsek akan bertambah, jika dibutuhkan.

“Jadi, kami fokus pada pemeriksaan saksi-saksi dulu, untuk lidik kasus karhutla selama kurun tiga bulan terakhir di Prigen. Periksa sebanyak-banyaknya tak masalah,” cetusnya.

Sementara untuk tersangka, menurut Kapolsek, hingga kini pihaknya belum menetapkan. Hanya diduga kuat, karhutla terjadi karena ulah pemburu liar.

“Kendalanya ada pada petunjuk. Sejauh ini pentunjuk sangat minim dan tidak ada yang mengetahui langsung pelakunya. Tahunya saat kebakaran terjadi, termasuk upaya pemadamannya. Doakan saja pelakunya cepat terungkap dan tertangkap,” tegasnya. (zal/hn)

IKLAN

Reporter :

Fotografer :

Editor :