Ganda campuran junior nomor satu dunia asal Indonesia Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil mulai menemui jalan terjal. (PP PBSI)

JawaPos.com– Langkah Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil dalam Kejuaraan Dunia Junior (World Junior Championships/WJC) 2019 mulai tidak mulus. Kemarin mereka harus bermain dua kali, babak kedua dan ketiga sekaligus. Tidak bisa dimungkiri, stamina mulai terpengaruh.

Dalam pertandingan di Kazan Gymnastic Center kemarin, Leo/Indah menyingkirkan ganda Korea Selatan Seong Min-jo/Yun Ju-kim dengan skor 21-13, 21-11 di babak kedua. Kemudian, pada babak ketiga, mereka harus menghadapi perlawanan sengit pasangan India Ishaan Bhatnagar/Tanisha Crasto.

Pada laga yang ketat itu, Indah sempat meminta medical assistance. Untung, dia tidak cedera. Setelah perjuangan selama hampir satu jam, Leo/Indah akhirnya menang dengan skor 20-22, 21-16, 21-17. Mereka mengamankan tiket ke babak 16 besar hari ini. Kans mempertahankan gelar masih terjaga.

Menjadi unggulan pertama sekaligus juara bertahan, Leo/Indah tidak merasa terbebani. Mereka berhasil tampil lepas dan menunjukkan permainan yang matang.

’’Step-by-step saja. Beban sih nggak ada. Cuma kalau tegang itu pasti ada. Tapi dijadikan motivasi saja,’’ ungkap Leo seperti dikutip dari rilis PP PBSI kemarin. ’’Kami nggak mau mikir terlalu jauh ke final. Persiapkan diri dulu saja ke pertandingan selanjutnya,’’ lanjut dia.

Hari ini mereka bakal melawan pasangan Tiongkok Chen Xujun/Zhang Chi. Ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Secara peringkat, Leo/Indah unggul sangat jauh. Chen/Zhang tidak punya peringkat ganda campuran. Namun, melihat permainan kemarin, Leo/Indah bertekad untuk tidak meremehkan calon lawan.

’’Saya sempat lihat video pertandingan mereka. Mainnya cukup bagus di babak sebelumnya. Dan bagi kami, lawan terberat itu sepertinya dari Tiongkok,’’ jelas Leo.

Yang perlu diwaspadai, Chen/Zhang telah mengeliminasi unggulan di babak ketiga. Mereka memulangkan seeded ke-12 asal Jepang Tsubasa Kawamura/Kaho Osawa.

Leo/Indah menjadi satu-satunya wakil ganda campuran di 16 besar hari ini. Dua wakil lain tumbang. Untung, kita masih punya beberapa delegasi di nomor-nomor lain. Misalnya, tunggal putra yang mengirim dua pemain. Bobby Setiabudi lolos setelah menang atas Tae Rim-kim (Korea Selatan) 21-17, 15-21, 21-13.

Sedangkan Yonathan Ramlie mengalahkan Enrico Baroni (Italia) 18-21, 21-18, 21-13.

Sayang, unggulan kedelapan Christian Adinata tersingkir. Dia kalah oleh pemain Taiwan Lin Kuan-ting dengan skor 22-20, 16-21, 17-21. Game kedua sangat disayangkan karena Christian sudah leading 11-4. Namun, dia kehilangan fokus dan delapan poin beruntun hingga terkejar 11-12.

Christian sangat kecewa. Apalagi ini adalah WJC terakhirnya. Tahun depan dia naik kelas.

’’Kecewa pasti ada. Saya berharap dapat hasil lebih baik dari ini, tapi saya sudah mencoba,’’ tutur Christian. ’’Tapi, masih ada turnamen-turnamen lainnya. Saya belum berhasil di WJC. Mudah-mudahan saya berhasil di turnamen yang lain,’’ lanjut cowok 18 tahun itu.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/c19/na

IKLAN