Pesawat Hercules dan helikopter disiapkan TNI untuk angkut pengungsi ke Wamena, Papua. (HENDRA EKA/ JAWA POS)

JawaPos.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya memulangkan kembali para pengungsi ke Wamena, Papua. Kali ini TNI mengerahkan beberapa pesawat Hercules dan Helikopter untuk mendukung dan memfasilitasi seluruh pengungsi yang akan kembali ke wilayahnya masing-masing di Papua.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di sela-sela kunjungannya melihat kondisi pengungsi di Posko Lanud Silas Papare, Sentani, Jayapura, Papua, Rabu (9/10) mendamping Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Hadi mengatakan, saat ini kondisi keamanan di Wamena sudah mulai berangsur kondusif. Oleh karena itu para pengungsi yang masih berada di Lanud Silas Papare diharapkan sudah dapat kembali ke rumah tinggalnya masing-masing di Wamena. “Alutsista yang digunakan untuk mendukung pengungsi adalah Hercules C-130 dan Helikopter milik TNI,” kata Hadi.

Hadi menuturkan, di Jayapura TNI akan menyiapkan tiga Hercules untuk mengangkut pengungsi kembali ke Wamena. “Untuk pengungsi yang berada di Ilaga akan kita gunakan Helikopter, dimana nanti akan berangkat dari Timika. Sedangkan yang berada di Merauke akan kita dukung Hercules untuk kembali ke Wamena,” terangnya.

Hadi menegaskan bahwa TNI dan Polri akan tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah Wamena termasuk juga yang berada di Oksibil serta ilaga. Penambahan pos pengamanan akan dilakukan sesuai permintaan dari beberapa tokoh masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun oleh Kodam Cendrawasih tercatat 87 orang pengungsi telah diberangkatkan dari Baseops Lanud Silas Papare menuju Wamena menggunakan pesawat TNI AU C-130. Terdiri dari 59 dewasa, dan 29 anak-anak. Mereka merupakan pengungsi kerusuhan Wamena 23 September 2019.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

IKLAN