Komunitas Lontara Ka Ga Nga saat menggelar aksi 'Rampok Plastik' di Maros, Sulawesi Selatan. (Fajar/JPG)

JawaPos.com – Komunitas Lontara Ka-Ga-Nga menggelar aksi ‘Rampok Plastik’ di Hutan Kota Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), baru-baru ini. Mereka membagikan tas belanja atau yang biasa disebut tote bag secara gratis kepada masyarakat sebagai pengganti tas plastik. Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk menjaga bumi dari sampah.

Founder Komunitas Ka-Ga-Nga Fatmawati mengaku sengaja mengambil tema ‘Rampok Plastik’ dalam kegiatan ini sebagai upaya menyosialisasikan bahaya penggunaan plastik sehari-hari. Hal ini sekaligus menyadarkan masyarakat tentang bahaya tas plastik bagi pengunjung sekitar.

Menurutnya, setiap produk yang digunakan sehari-hari sebaiknya dari bahan ramah lingkungan sehingga dapat digunakan berulang untuk meminimalisasi sampah. “Hari ini kami dan teman-teman telah membagikan ratusan tote bag kepada masyarakat. Kami mendatangi orang-orang yang menggunakan kantong plastik kemudian kami menggantinya dengan tote bag,” katanya sebagaimana dikutip dari Fajar (Jawa Pos Group), Selasa (1/10).

Untuk titik pembagian tote bag ini, kata dia, termasuk di kantor bupati dan beberapa pasar-pasar. Kampanye ini akan terus dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mulai mengurangi penggunaan tas plastik dan beralih pada produk alternatif, seperti totebag yang dibagikan secara gratis.

Untuk diketahui, plastic campaign ini tidak hanya dilakukan di Indonesia tapi juga di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Hongkong.

Editor : Fadhil Al Birra

IKLAN