Joker (Warner Bros.)

JawaPos.com – Aktor Josh Brolin mengaku ia mendapat pesan yang sangat dalam setelah ia menyaksikan Joker. Pemeran Thanos dalam saga Marvel Cinematic Universe itu mengatakan bahwa film yang dibintangi Joaquin Phoenix itu adalah film yang sangat menyentuh batin.

Menurut Brolin, semua orang punya masa-masa di mana mereka betul-betul terpuruk seperti Arthur Fleck. Keadaan yang begitu nyata dan sangat dekat dengan kehidupan sosial tersebut dinilai Brolin sebagai nilai plus film ini.

“Semua orang tentu punya trauma masing-masing, apapun bentuknya. Dalam kondisi tersebut, manusia dihadapkan pada dua pilihan: pasrah pada keadaan atau bangkit dan melawan balik. Film ini sukses menunjukkan bahwa kondisi mental manusia sangatlah rentan. Dengan kemasan yang begitu nyata dan brutal, film ini betul-betul bisa membuat penontonnya ikut kesakitan,” ujar Brolin seperti dilansir Movie Web.

Brolin melanjutkan, menurut pandangannya, film Joker bahkan bisa membuat para penontonnya tidak mau lagi melakukan pem-bully-an, bahkan bisa mencari tahu lebih jauh bagaimana cara mengatasi masalah kekerasan terhadap para penderita gangguan mental yang bertebaran luas di luar sana.

“Film ini menujukkan ironi dari rasa trauma. Ada garis yang sangat tipis antara meluapkan kebencian kepada mereka yang selama ini berlaku tidak adil atau jahat kepadamu, dan keputusan untuk menerima orang-orang yang dikucilkan oleh masyarakat, khususnya di era digital seperti sekarang,” ujar Brolin.

Lebih jauh, Brolin menegaskan bahwa rasa trauma yang dimiliki orang hakekatnya tidak akan pernah hilang. Joker berhasil menunjukkan hal tersebut.

“Misalnya ketika kita di-bully saat masih duduk di bangku sekolahan oleh sekelompok anak-anak yang jahat. Ketika anak-anak ini beranjak dewasa, mereka sebetulnya cuma berpura-pura sembuh dari traumanya. Ini adalah kebiasaan banyak orang. Joker menunjukkan bahwa rasa trauma itu sebetulnya masih tertimbun di lubuk jiwa kita,” kata Brolin.

Editor : Banu Adikara

IKLAN