ASAP MENGEPUL: Kepulan asap dari kebakaran hutan di Blok Sidomulyo, lereng Welirang terpantau dari kawasan Pandaan, kemarin. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

PRIGEN, Radar Bromo – Belum genap sepekan, kebakaran hutan di jalur pendakian lereng Gunung Welirang seluas 123 Ha berhasil dipadamkan. Kasus kebakaran hutan kembali terjadi di wilayah Tahura R Soerdjo.

Kobaran api diketahui pertama kali Senin (7/10) pagi. Titik api diketahui muncul di Blok Sidomulyo, lereng Gunung Welirang masuk Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen.

“Kasus kebakaran hutan terjadi lagi di wilayah kami, dapat terpantau langsung dari bawah baik di wilayah Prigen maupun Pandaan,” terang Junet, staf UPT Tahura R. Soerdjo wilayah Pasuruan.

SIAP JINAKKAN API: Tim pemadam yang akan diberangkatkan untuk memadamkan api di lereng Gunung Welirang. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

Menurut Junet, areal yang dilalap api kali ini berada di luar jalur pendakian. Berada di ketinggian sekitar 1.500 meter dari permukaan air laut (mdpl). Kondisi medannya pun cukup terjal dan curam.

Diperkirakan vegetasi yang terbakar juga sama dengan kejadian kebakaran terjadi sebelumnya. Di antaranya berupa semak belukar, ilalang, cemara gunung, dan vegetasi lainnya.

“Penyebab pastinya kami kurang tahu secara persis. Lokasinya jauh dari hutan rakyat. Untuk menjangkaunya, dari pos izin pendakian, jalan kaki 4-5 jam atau lebih,” terang Junet.

Pihak UPT Tahura R Soerdjo pun sampai tadi malam masih terus berupaya memadamkan apinya. “Fokus pemadaman sedang diupayakan. Tim dari pamhut berangkat duluan ke lokasi, sore harinya disusul tim gabungan dari relawan. Juga Koramil dan Polsek Prigen,” katanya. (zal/mie)

IKLAN