Prihatin Kekeringan, GenBI Jember Gelar Penggalangan Dana

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Saat musim kemarau, banyak masyarakat yang resah karena sulit mendapatkan air bersih. Menurut data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, diprediksi puncak musim kemarau untuk wilayah Kabupaten Jember terjadi pada bulan September 2019 lalu, dan di awal oktober seharusnya sudah mulai musim penghujan. Namun hujan tak kunjung datang di beberapa daerah.

Beberapa komunitas dan kelompok masyarakat yang pedulihal ini menggelar penggalangan dana untuk bisa menyuplai air bersih bagi warga yang membutuhkan. Diantaranya, digagas oleh Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jember, yang menggelar penggalangan dana, Sabtu (5/10). “Hasil penggalangan dana ini akan kita wujudkan air bersih yang nantinya akan dibantu oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui truk tangki air milik BPBD dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)” tutur Mohammad Faqih, Koordinator lapangan GenBI Jember.

Faqih mengatakan, dari data yang didapat melalui BPBD itu, pihaknya merasa terpanggil untuk menggalang dana sebagai bentuk kepedulian GenBI Jember dalam membantu masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan air bersih.

Diprediksi, 10 desa terancam kekurangan air bersih. Masing-masing adalah Sidomulyo, Baret Baru, Patrang, Kaliwining, Lembengan, Silo, Arjasa, Kalisat, Sumbersari dan Sukorambi.

Disamping pengggalangan dana dan live musik, GenBI Jember juga mensosialisasikan ciri-ciri keaslian uang mulai dari 5J dan 3D kepada para pengendara yang berhenti di lampu merah guna mengingatkan agar selalu berhati-hati dalam maraknya peredaran uang palsu.

Aksi kemanusiaan ini GenBI Jember berhasil mengumpulkan Rp 985.800. ” Dana ini akan kita salurkan semuanya ke beberapa titik yang memang sangat kukurangan air bersih dari data yang kita dapat dari BPBD Jember,” tegasnya.

Faqih berharap dana yang terkumpul dari hasil penggalangan dana ini dapat membantu warga yang membutuhkan.

IKLAN

Reporter : Nurul Azizah

Fotografer : Istimewa

Editor :