Aurum Oktavia Winata lolos ke perempat final Yuzu Indonesia Masters 2019. (Allex Qamarulla/Jawa Pos)

JawaPos.com-Kejutan besar terjadi di tunggal putri. Unggulan pertama asal Singapura Yeo Jia Min dikalahkan pemain Indonesia berusia 19 tahun Aurum Oktavia Winata 13-21, 12-21 pada babak pertama Yuzu Indonesia Masters 2019.

Kekalahan di GOR Ken Arok, Malang itu begitu menyesakkan bagi Yeo. ”Hari ini berjalan buruk. Kontrol saya buruk, terlalu banyak kesalahan. Saya merasa tidak banyak melakukan persiapan yang baik,” ujarnya.

Sementara itu Aurum mengatakan bahwa ketika drawing harus mempertemukannya dengan Yeo, dia mengaku pasrah. Sampai siang sebelum pertandingan, dia masih gusar bagaimana caranya menghadapi Yeo.

”Mau main gaya apa yak? Gaya bebas? Gaya batu? Sumpah, bingung,” ucapnya lantas tertawa.

”Lalu ya sudahlah, main saja. Terakhir saya lihat di Taipei (Open, kalah dari Michelle Li) dia kelihatan sakit. Bola depannya nggak kayak biasa. Biasanya kan cepatbanget. Tapi ngalahin unggulan satu sih rasanya biasa saja ya. Kan cuma unggulan, poinnya saja yang beda,” tambah Aurum

Aurum, pemain yang menempati ranking 153 dunia tersebut akhirya lolos ke perempat final. Pada babak kedua hari ini (3/9), dia mengeliminasi sesama pemain Indonesia Sri Fatmawati dalam dua game langsung 21-16, 23-21 dalam tempo 40 menit.

Aurum sempat kehilangan momentum ketika unggul 17-13. Namun, Sri menyusul sampai kedudukan 17-17. Dalam situasi tersebut, Sri malah menikung dan mencapai game point lebih dulu dengan skor 20-18.

Namun Aurum bisa bangkit, menyamakan kedudukan, dan akhirnya memenangkan pertandingan.

Perempat final Super 100 adalah pencapaian terbaik Aurum pada turnamen internasional sepanjang 2019. Bagi pemain pelatnas Cipayung tersebut, setiap kali kekalahan menjadi evaluasi besar baginya.

”Saya berusaha bangkit dan ikhlas dalam setiap kekalahan,” katanya. ”Kalau lawan Sri, sejak SD saya bertemu. Hasilnya menang-kalah. Lalu pada hari ini, saya memang lebih yakin saja sih,” imbuhnya.

Sebagai pemain pelatnas, Aurum memiliki target besar tahun ini. Dia ingin menjadi bagian dari skuad Tim Uber 2020 yang berlangsung di Aarhus, Denmark. ”Saya optimistis, tapi jalanin saja lah,” katanya lantas tersenyum.

Pada perempat final, Aurum akan berhadapan dengan pemain Vietnam Nguyen Thuy Linh. ”Saya berusaha untuk lebih yakin dan fokus saja. Karena pola permainan dia juga beda dengan lawan sebelumnya,” ujarnya.

Editor : Ainur Rohman

IKLAN