Warga Jember Dibegal di Lumajang, Satu Meninggal

Foto Ilustrasi

LUMAJANG, RADAREJMBER.ID – Di saat orang Lumajang mulai lupa dengan ulah begal sadis, ternyata akhir pekan kemarin diingatkan. Cara mengingatkannya juga keji. Dari tiga korban yang disabet celurit, satu nyawa melayang. Polisi dan sejumlah saksi mendeteksi pelaku berjumlah dua orang.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sekitar pukul 18.00 petang (21/9) kemarin, terjadi pembegalan di dua tempat dalam rentan waktu tak sampai satu jam. Kejadian pertama di Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto. Tepatnya di timur toko modern alfamart. “Ada pembegalan seorang wanita dari desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung. Kejadian baru saja,” ungkap Mujib, salah seorang warga setempat.

Dia menjelaskan, sepeda motor dan tas yang hendak dirampas pembegal tak sampai dibawa kabur. Sebab, warga sempat membantu ketika korban sedang berebut dengan pelaku. Sabetan celurit yang diyunkan juga tak sampai parah.

Tak lama berselang, sekitar jam 18.30 kejadian serupa terjadi di Jalan Raya Wonorejo Lumajang. Tepatnya di Jalan Raya Kedungjajang Desa Wonorejo atau utara Pondok Pesantren Syarifuddin. Korbannya adalah Rismiyanto, 37 tahun asal Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas.

Kendaraannya jenis Honda Vario Nopol P 6148 KE warna hitam disikat begal. Itu tidak seberapa, yang parah adalah dadanya sobek disabet celurit pelaku. Lelaki asal Gumukmas ini sempat dibawa ke RS Haryoto. Namun beberapa jam kemudian nyawanya tak tertolong karena lukanya terlalu parah.

Istri korban yang bernama Liyatus Solikan, tahu betul sejak awal kejadian hingga suaminya dibabat celurit. Perempuan kelahiran 21 Juni 1989 ini sampai histeris. Pun juga saat di rumah sakit. Perempuan asal Dusun Ampeldento, RT 2, RW 4, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Jember ini langsung histeris setelah melihat suaminya meninggal.

Sugianto Kapolsek Kedungjajang menjelaskan, pelaku terbilang sangat nekad. “Pelaku ini berjumlah 2 orang. Setelah malakukan perampasan, pelaku melukai badan korban dengan clurit,” imbuhnya. Kejadian tersebut di kawasan yang gelap. Sangat minim penerangan.

Setelah kejadian tersebut, tim Reskrim Lumajang langsung melakukan pengejaran. Menurut berbagai saksi, para pelaku pasca melakukan aksinya bergegas menuju arah selatan. Kasus ini sudah kesekian kalinya terjadi di wilayah Lumajang. Tindakan tegas juga sudah berulang kali dilakukan polisi. Namun tetap saja berulah.

Catatan koran ini, ulah begal sadis ini tak pernah memandang waktu dan tempat. Tak segan-segan melukai korbannya hanya untuk merampas motor. Tak pandang ada tim cobra atau tidak. Bahkan tak pernah mikir siapa kapolresnya. Sejak kepemimpinan Kapolres Singgamata sampai Arsal Sahban sekarang ternyata mereka tetap berulah.

Berita Lumajang Hari Ini dan Berita Lumajang Terbaru hanya di radarjember.id

IKLAN

Reporter : mg3

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan