Sepak Terjang Misdi Dilumpuhkan

Selain Residivis Maling Sapi, Pernah Merampok di Jember

TERTEMBAK: Residivis maling sapi saat tertangkap polisi dengan kondisi tertembak di kaki kanan, kemarin. Pelaku terpaksa ditembak karena mencoba melawan saat hendak diringkus tim reskrim.(HUMAS POLRES FOR RADARJEMBER)

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Aksi kejahatan yang ditekuni Misdi asal Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung, berakhir. Residivis pencurian hewan itu dilumpuhkan oleh timah panas Satreskrim Polres Lumajang, kemarin (17/9) malam. Lelaki 40 tahun itu ditangkap bersama Jamaludin yang menjadi penadah sapi curian.

Kedua tersangka tertangkap tengah malam kemarin. Penangkapan itu berdasarkan penyelidikan yang cukup lama. Dari catatan kepolisian, Misdi tak hanya sekali ini beraksi. Bukan hanya menjadi maling sapi. Ia pernah terlibat pencurian mobil dan perampokan di Jember. (Selengkapnya lihat grafis)

Kapolres Lumajang Arsal Sahban menjelaskan, Misdi dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan.

“Ditembak supaya ada efek jera,” imbuh Arsal. Dia mengimbau, kepada pelaku yang pernah tertangkap supaya tidak mengulangi lagi. Agar tidak sampai tertembak polisi.

Informasi kepolisian, tersangka Misdi menyimpan sapi curiannya di kandang milik Endin. Hasil curian itu berupa sapi milik Mutari, 56 tahun, warga Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, pada 17 Februri 2016 silam. Saat dicuri, sapi tengah bunting 3 bulan dengan ciri-ciri jenis kelamin betina simental/blasteran tanpa tanduk warna hitam.

“Misdi saat ini menjadi DPO di Polres Jember juga,” ungkap Ipda Catur selaku Kabag Humas Polres Lumajang. Misdi, kata dia, juga melakukan tindakan pencurian sebuah Mobil Honda Yaris di Malang.

Kedua tersangka ini termasuk dalam sindikat kejahatan yang kejam terhadap korban. Apabila tersudut, mereka akan menggunakan senjata yang mereka bawa saat beraksi.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran menambahkan, pelaku memang sering melakukan kejahatan. Selain kasus pencurian ternak, mereka juga melakukan perampokan di Jember. Meski pencurian sapi milik Mutari sudah sejak 3 tahun lalu, kepolisian tidak lantas melupakan hal tersebut. “Kami tidak akan pernah lupa tindak kriminal mereka,” pungkasnya.

IKLAN

Reporter : mg3

Fotografer : Istimewa

Editor : Hafid Asnan