DIKEJAR WAKTU: Sejumlah pekerja mengebut pengerjaan proyek pelebaran jalan di Desa Kemiren, kemarin. Untuk mengejar event ITdBI, perbaikan jalan tersebut dilembur sampai malam hari. (Ramada Kusuma/RaBa)

JawaPos.com – Ajang balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) bakal digeber tepat sepekan ke depan. Tim-tim balap sepeda berprestasi dunia dipastikan ikut ambil bagian pada ajang yang digeber pada 25 sampai 28 September tersebut.

Sepekan menjelang perhelatan ajang sport tourism tersebut, sejumlah pekerjaan rumah (PR) harus dituntaskan. Salah satunya proses perbaikan dan pembangunan jalan. Khususnya ruas jalan yang menjadi rute balapan.

Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pembangunan pelebaran jalan yang menjadi rute ITdBI 2019 di wilayah Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, masih berlangsung hingga kemarin (17/9). Para pekerja tampak sibuk melakukan pengecoran di sisi kanan jalan dari arah timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang (PU-CKPR) Banyuwangi Danang Hartanto membenarkan proses pembangunan sejumlah ruas jalan yang menjadi rute ITdBI belum seluruhnya tuntas. ”Masih ada beberapa titik yang belum selesai,” ujarnya.

Karena itu, Danang menekankan kepada seluruh pelaksana kegiatan, terutama proyek pengecoran di sisi kiri-kanan jalan, agar melembur penyelesaian penutupan cor beton tersebut. ”Kalaupun tidak nutut, harus diberi rambu. Masing-masing pelaksana kegiatan bertanggung jawab untuk itu,” tegasnya.

Begitu pun pada proses pengecoran jalan di Desa Kemiren, Danang menyebut pelaksanaan kegiatan menutup cor beton tersebut dilembur mulai tadi malam. ”Insya Allah selesai. Sedangkan pengecoran selanjutnya akan dilanjutkan setelah ITdBI,” pungkasnya.

Seperti diketahui, ITdBI merupakan ajang balap sepeda yang rutin digelar sejak 2011 lalu. Tahun ini, panjang rute yang harus dilalui peserta mencapai 600 kilometer (km).

Ajang balap sepeda tahunan yang telah masuk kalender resmi federasi sepeda dunia (UCI) sejak 2012 ini akan menyuguhkan panorama beragam. Mulai wilayah perkotaan, persawahan, perkebunan hingga nuansa pegunungan kaki Gunung Ijen. ITdBI 2019 mengusung tagline ”Bike to Life, Bike to Nature”.

(bw/sgt/aif/als/JPR)

IKLAN