DIPINDAH: Dua pekerja memindahkan semen dari bak flatbed truk semen yang patah di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kelurahan Kademangan, Senin (16/9). (Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

KADEMANGAN, ­Radar Bromo – Arus lalu lintas di Jalan Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kelurahan Kademangan, Kota Probolinggo, Senin (16/9) terganggu. Sebab, sebuah truk pengangkut semen patah di tengah jalan. Syukur, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Bak flatbed bermuatan 600 sak semen itu patah pada Minggu (15/9) malam. Namun, baru dievakuasi kemarin. Informasinya, sekitar 24 ton semen itu akan dikirim ke Jember. Belum sampai, bak truk yang dikemudikan Nemo Abdullah, 54, warga Kabupaten Jember, itu patah.

Salah satu rekan kerja Nemo, Sonny Irama, 29, mengatakan, sebelumnya truk ini pernah mengalami kejadian sama di Desa Malasan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. “Memang sudah pernah patah sebelumnya. Namun, sudah diperbaiki. Ini sudah kedua kali,” ujarnya.

Ia mengaku dihubungi Nemo, Minggu sekitar pukul 20.00. Karenanya, dari Jember, Sonny membawa truk dan dua pekerja. Mereka diminta memindah 600 sak semen dari truk Nemo ke truknya. “Rencananya bak truk akan dibawa ke Jember. Dengan memindahkan seluruh muatannya, akan mengurangi bebannya. Sehingga, bisa ditarik secara perlahan,” ujarnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Rizal mengatakan, patahnya sasis bak truk ini terjadi karena muatannya melebihi batas. “Kemungkinan truk yang memiliki bak yang sudah tua ini lolos dari uji laik jalan ketika dilakulan pengujian. Sehingga, sasis bak truk patah di tengah jalan,” ujarnya. (ar/rud)

IKLAN