Surat Tidak Sah Jadi Perhatian

ANTUSIAS: Warga memasukkan surat suara pilkades di TPS Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan, kemarin (12/9).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pemilihan calon kepala desa untuk zona B yang meliputi 37 desa di enam kecamatan digelar serentak, kemarin (12/9). Pemerintah Kabupaten Jember memberikan perhatian banyaknya surat suara yang tidak sah di Kecamatan Silo dan Ledokombo tidak terulang kembali. Baik di zona B, C, maupun zona D yang akan digelar pekan depan dan berikutnya.

Untuk memastikan pilkades 37 desa berjalan lancar, pemkab membagi dua tim monitoring untuk turun ke desa. Satu tim dipimpin Bupati Jember dr Faida MMR bersama forpimka dan satu tim lagi oleh Wakil Bupati Jember KH A Muqit Arief.

Proses pelaksanaannya, banyak antrean mengular. Seperti pilkades zona A yang sudah selesai digelar pekan lalu. Melihat banyaknya antrean di beberapa desa, Bupati Faida memberi masukan agar warga yang datang sebelum pukul 14.01 tetap dijamin hak pilihnya.

Salah satu desa yang memiliki banyak pemilih adalah Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji yang mencapai sekitar 17 ribu pemilih. “Saya lihat antriannya terlalu panjang, saya memberi masukan pada panitia agar yang datang tetap punya hak suara. Apalagi ada deadline, jangan sampai masyarakat resah,” kata Faida.

Dia juga meminta secara khusus agar panitia mengarahkan warga melakukan pencoblosan yang benar. Salah satu cara yang efektif yaitu dengan membuka seluruh lipatan kertas sebelum mencoblos calon yang diinginkan. “Jangan sampai mencoblos sampai tembus, sehingga mengenai calon yang lain,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, beberapa anggota DPRD juga ikut melakukan pemantauan. Salah satunya seperti yang terjadi di Desa/Kecamatan Rambipuji. Di desa ini, beberapa orang tua terlihat didahulukan dan didampingi oleh keluarganya.

Guna mengantisipasi kelelahan panitia ataupun warga yang memilih karena lamanya waktu, panitia pilkades juga menyediakan posko kesehatan yang ada di sekitar lokasi pencoblosan pilkades. “Untuk mengantisipasi jatuhnya korban yang kelelahan atau apa pun, kami juga membuka posko kesehatan,” tambah Suwito, Ketua Panitia Pilkades Rambipuji.

Sementara itu, selain dua desa tersebut, ada 35 desa lagi yang menggelar pilkades. Yaitu Desa Curahmalang, Pecoro, Nogosari, Kaliwining, Rambigundam, Kecamatan Rambipuji. Selanjutnya Desa Karangsemanding, Curahlele, Karangduren, Tutul, Balung Kidul, Gumelar, dan Balung Lor, Kecamatan Balung.

Untuk Kecamatan Puger yaitu Desa Mojosari, Bagon, Kasiyantimur, Pugerkulon, Pugerwetan, Wringintelu, Kasiyan, Mlokorejo, Jambearum, Grenden, dan Wonosari. Kemudian Kecamatan Gumukmas yang menggelar pilkades yaitu Menampu, Purwoasri, Bagorejo, Tembokrejo, dan Kepanjen.

Sedangkan sisanya yaitu di Kecamatan Wuluhan yang meliputi Desa Tamansari, Lojejer, Dukuhdempok, Glundengan, dan Tanjungrejo. Tiga desa lagi yakni Desa Karanganyar, Sabrang, dan Andongsari di Kecamatan Ambulu.

 

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Nur Hariri

Editor : Bagus Supriadi