Kasus Berkas Honorer Hilang Belum Beres

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat kasus hilangnya berkas lima tenaga honorer di Kabupaten Jember? Hingga kini, warga berinisial SP, RZ, HS, NW, dan WZ tidak diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) gara-gara berkasnya tidak ditemukan. Kasus ini pun masih dalam penanganan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Timur (ORI Jatim).

Kelima orang yang bekerja sejak tahun 2005 tersebut diduga menjadi korban maladministrasi tahun 2009. Saat itu, kelima nama itu disebut sudah masuk dalam daftar nominatif CPNS tahun 2009. Saat itu, mereka sudah melakukan pemberkasan CPNS. Akan tetapi, dalam proses pemberkasan, mereka dimintai sejumlah uang oleh seseorang berinisial JH yang saat itu bekerja di BKD Jember.

Tahun 2010, kelima pegawai mengaku sudah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Nasional. Sayangnya, mereka tetap tidak diangkat sebagai PNS karena berkas yang dulunya mereka urus hilang entah ke mana.

Atas belum beresnya kasus itu, ORI Jatim berencana mengundang Bupati Jember. Tujuannya membahas dan mengklarifikasi adanya lima tenaga honorer yang sudah mendapat NIP tetapi berkasnya tidak diketahui alias hilang.

Dikonfirmasi terkait undangan kepada Bupati Jember tersebut, Kepala ORI Jatim Dr Agus Widiyarta membenarkannya. Menurut Agus, undangan pembahasan kasus lima tenaga honorer itu sudah dikirim. “Iya betul. Undangannya dijadwal pukul 10.00, Senin (16/9) mendatang,” tegasnya.

Secara terpisah, Kepala BKPSDM (dulu BKD, Red) Jember Yuliana mengaku tidak mengetahui terkait ada dan tidaknya undangan dari Ombudsman kepada bupati tersebut. Akan tetapi, saat ditanya terkait adanya kasus berkas lima tenaga honorer yang hilang, Yuliana membenarkan.

Menurutnya, BKD Jember sudah berupaya melakukan pencarian terhadap lima berkas tenaga honorer yang katanya sudah mendapatkan NIP dari BKD. “Untuk berkas lima tenaga honorer itu, sampai saat ini tidak ditemukan,” katanya.

Dikatakannya, pada saat Ombudsman datang di Jember beberapa waktu lalu, pemkab melalui Asisten III Pemkab Jember Suprapto sudah menjelaskan bahwa berkas kelima tenaga honorer akan dicari. “Sampai sekarang berkasnya tidak ada,” tegasnya.

Sekadar informasi, pada pertemuan sebelumnya, pemkab menyarankan agar kelima tenaga honorer melakukan pengecekan NIP ke BKN langsung. Apabila NIP kelima tenaga honorer benar-benar ada, bisa saja BKN mengirimkan surat ke Jember agar berkasnya diurus atau diangkat menjadi PNS.

IKLAN

Reporter : Nur Hariri

Fotografer : Bagus Supriadi

Editor :