Tiga Rumah Ludes Terbakar

- Masih Milik Satu Keluarga - Diduga Akibat Sampah yang Dibakar

RATA DENGAN TANAH: Tiga rumah masing-masing milik Masid (50 tahun), Andi (35 tahun), dan Amyani (65 tahun), warga Dusun Ledok, Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, rata dengan tanah setelah terbakar habis. (Polsek Mayang For Radar Jember)

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Lagi-lagi kebakaran rumah kembali terjadi. Setelah sebelumnya rumah milik Ismail, 45 tahun, warga Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, terbakar akibat kompor meledak, kali ini tiga rumah sekaligus terbakar. Hingga berita ditulis, penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Tiga rumah yang pemiliknya masih satu keluarga ini rata dengan tanah setelah terbakar habis, Selasa (10/9) kemarin. Masing-masing rumah milik Masid (50 tahun), Andi (35 tahun), dan Amyani (65 tahun), warga Dusun Ledok, Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang.
Menurut sumber Jawa Pos Radar Jember, Amyani mengaku tidak mengetahui apa penyebab kebakaran rumahnya. “Memang setelah salat Isya saya langsung tidur, karena paginya bekerja sebagai tukang tebu,” ujarnya.

Namun, beberapa saat setelah terlelap tidur, terdengar suara gemuruh dan gemeretak dari bambu yang mulai terbakar. Saat Amyani bangun dan mengecek ke luar rumah, ternyata di bagian belakang api sudah membesar. Api terus merembet dan membakar tiga rumah milik warga yang masih satu keluarga ini. “Saya beruntung bisa keluar dari rumah setelah mendengar suara bambu yang terbakar,” ujarnya.

Warga sekitar yang mengetahui terjadinya kebakaran tersebut langsung datang untuk memberikan pertolongan. Sapi dan kambing milik korban yang rumahnya terbakar juga langsung dikeluarkan. Demikian juga dengan barang-barang yang bisa diselamatkan. “Karena api terus membesar dan merembet ke tiga rumah, akhirnya hanya sebagian saja yang bisa diselamatkan,” ujar Samsul, warga setempat.

Kejadian itu juga dilaporkan ke Polsek Mayang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, mobil pemadam kebakaran pun segera datang ke lokasi. Namun, kencangnya angin saat terjadi kebakaran membuat tiga rumah itu ludes.

AKP Gunawan Triono, Kapolsek Mayang mengatakan, setelah menerima laporan peristiwa kebakaran, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPD dan petugas pemadam kebakaran. Sementara sebagian warga yang berdekatan dengan rumah para korban ikut membantu memadamkan api. “Tetapi warga lebih utama mengevakuasi para pemilik rumah dan barang yang bisa ditolong seperti hewan ternak sapi dan kambing milik korban,” ujarnya.

Masih menurut Gunawan, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tiga rumah ini. Namun, dugaan sementara penyebab kebakaran ini karena ada sampah yang dibakar oleh warga. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada warga untuk tidak membakar sampah sembarangan. Apalagi, sekarang ini banyak daun kering yang mudah terbakar.

“Di musim kemarau sekarang ini, jangan membakar sampah sembarangan. Apalagi sampah yang dibakar berdekatan dengan perumahan. Karena belakangan ini banyak kebakaran hutan akibat puntung rokok yang dibuang, atau ada yang sengaja membakar sampah kering. Jadi, kepada masyarakat yang ada di wilayah pinggiran, utamanya warga yang berdekatan dengan hutan atau pohon yang daunnya mulai kering, diimbau untuk tidak membakar sembarangan, karena mudah merembet,” tegasnya.

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti