Diprediksi Memanas, Pilkades Balung Lor Kondusif

KONDUSIF: Bupati Faida bersalaman dengan dua kandidat di Pilkades Balung Lor, Kecamatan Balung, dalam kunjungan monitoring pelaksanaan pilkades serentak tahap dua. Monitoring ini juga dilakukan bersama rombongan Muspida Jember.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Meski sempat diprediksi memanas, namun pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Balung Lor, Kecamatan Balung, berjalan kondusif. Kekhawatiran sebagian warga dengan tingginya potensi gesekan antarpendukung tak terbukti. Pemilih terlihat tertib saat mengantre menunggu giliran mencoblos.

Ketua Panitia Pilkades Balung Lor Ali Mahfut mengungkapkan, jumlah pemilih di desa ini cukup tinggi dibandingkan pemilih di desa lain di Kecamatan Balung. Berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan dalam tahapan pilkades sebelumnya, angkanya mencapai 16.342 pemilih.

Besarnya jumlah ini membuat panitia bekerja keras. Bukan hanya agar pelaksanaan berjalan lancar, tapi juga aman dan kondusif. “Kami sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk ketika pemilih belum mencapai kuorum. Selain telah diatur dalam tata tertib, kami juga membangun kesepakatan-kesepakatan dengan kedua calon,” ungkapnya.

Hingga tenggat pencoblosan selesai, jumlah pemilih yang hadir belum mencapai 2/3 dari total DPT alias belum kuorum. Hingga jam pencoblosan ditutup, jumlah undangan yang sudah masuk baru berjumlah 10.775, sedangkan minimal mencapai kuorum adalah 10.896 pemilih.

Kendati jumlah suara masih blm kuorum, namun kedua calon kades sepakat untuk dihitung tanpa ada penambahan waktu pencoblosan. Kesepakatan itu dituangkan dalam berita acara.

Tingginya jumlah pemilih dan potensi kerawanan, menjadikan Desa Balung Lor sebagai perhatian Bupati Jember dr Hj Faida MMR, beserta muspida. Bahkan, rombongan muspida meninjau langsung lokasi pemungutan suara yang berada di kantor desa. Ini untuk memastikan agar pelaksanaan pilkades berjalan sesuai rencana.

“Jumlah DPT-nya besar hampir 17 ribu. Dan mereka benar-benar mengatur dengan baik. Dan saya lihat di meja pendaftaran, pengurus RT dan RW siaga. Mereka betul-betul menyaksikan kalau pemilih itu terdaftar atau tidak,” kata Faida, mengapresiasi kesigapan Panitia Pilkades Balung Lor.

Kendati begitu, Faida tetap berpesan, agar panitia tidak sampai mengibir hak pemilih. Semisal, ketika ada pemilih yang datang dan sudah masuk di arena TPS sebelum jam dua, tapi kemungkinan waktu mencoblosnya melebihi jam dua, dia meminta panitia tetap melayani. “Jangan sampai yang sudah datang tidak bisa mencoblos. Maka panitia harus jemput bola dengan pengawasan khusus, sehingga masyarakat tidak resah,” ujarnya.

Dalam pilkades setentak tahap dua ini, Bupati Faida memimpin rombongan Tim I untuk melakukan monitoring. Rombongan bakal meninjau sejumlah TPS yang berada di sejumlah desa kawasan Jember selatan.

Tergabung dalam Tim I Montoring Pilkades, di antaranya Kapolres Jember, Dandim 0824, Ketua Pengadilan Negeri, Kajari, Ketua DPRD, Sekda, Kepala Kemenag Jember dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Jember.

Selain Balung Lor, bupati juga dijadwalkan mengunjungi pelaksanaan pilkades di Kecamatan Rambipuji, yaitu Alun-alun Rambipuji (Pilkades Rambipuji), dan Balai Desa Curahmalang (Pilkades Curahmalang). Desa Gumelar, Kecamatan Balung, serta Kecamatan Gumukmas yakni di Balai Desa Bagorejo (Pilkades Bagorejo).

Sedangkan Tim II Monitoring Pilkades Serentak Tahap II, dipimpin oleh Wakil Bupati Jember, Drs KH Muqit Arief bersama Kabag Ops Polres Jember, Kabag Intelkam, Pasi Ops Kodim 0824 dan sejulah OPD. Tim II akan hadir di tiga kecamatan, yakni Ambulu (Desa Karanganyar), Kecamatan Wuluhan (Desa Tanjungrejo dan Dukuhdempok), serta Kecamatan Puger (Desa Jambearum dan Kasiyan Timur. (*)

IKLAN

Reporter : Maulana

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih