Awalnya Bekicot, Akhirnya Ayam

Dalih Residivis saat Melakukan Pencurian

BERDALIH CARI BEKICOT: Sumilan, terdakwa pencuri tiga ekor ayam saat mengikuti persidangan di PN Jember, kemarin (10/9).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Niat awal Sumilan adalah mencari bekicot. Namun, pulang-pulang dia justru membawa pulang tiga ekor ayam. Bukan menemukan di jalan, tetapi mengambil dari kandang milik Mursyid. Tak ayal, Sumilan langsung jadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah, akhir Mei lalu.

Hal ini terungkap dalam persidangan agenda pemeriksaan saksi sekaligus terdakwa di Pengadilan Negeri Kabupaten Jember, kemarin (10/9). Terdakwa Sumilan berdalih mencuri ayam untuk kebutuhannya menjelang Hari Raya Idul Fitri, beberapa bulan lalu. Warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, ini tertangkap basah membawa lari tiga ekor ayam milik Mursyid, pada 28 Mei lalu, sekitar dini hari.

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bambang Arif mendatangkan tiga orang saksi. Yakni Mursyid yang merupakan korban pemilik ayam, Mulyanto yang merupakan tokoh masyarakat setempat, dan Mahat yang merupakan salah satu saksi yang menangkap terdakwa.

Di depan majelis hakim, Mursyid mengaku ayam miliknya dicuri Sumilan. “Tiga ayam saya dicuri oleh dia (terdakwa, Red). Ayam saya di depan rumah, terdakwa ini buka kandang ayam saya pakai celurit,” jelas Mursyid kepada majelis hakim.

Mursyid menambahkan, setelah tepergok olehnya, awalnya terdakwa mencoba melarikan diri. Namun apesnya, Sumilan tertangkap basah oleh warga lain setelah berlari sekitar 100 meter. “Ayamnya sempat dipegang dan dimasukkan karung oleh terdakwa. Tapi waktu kepergok, ayamnya dilemparkan,” tambah Mulyanto.

Sementara itu, saat pemeriksaan terdakwa, Sumilan memang sudah bolak-balik keluar jeruji besi. Tercatat, dia pernah melakukan tindak pidana pencurian ponsel dan kompor gas. Saat ditanya oleh Wahyu Widuri, hakim ketua persidangan, mengapa saat dini hari ia masih saja keluyuran, terdakwa pun menjawab dengan enteng. “Saya mau nyari bekicot, tapi ketemu sama ayam, ya dicuri saja, buat Lebaran,” tuturnya.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3e dan 5e KUHP. Agenda sidang pembacaan tuntutan akan dilanjutkan pekan depan di Pengadilan Negeri Jember.

IKLAN

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Muchammad Ainul Budi

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti