Beri Wadah Mahasiswa Magang di Thailand

Hasil Kerja Sama Polije dengan PT Wonokoyo

TES KE THAILAND: Mahasiswa Polije mengikuti tes tulis yang diadakan oleh PT Wonokoyo Jaya Corporindo di Gedung Teknologi Informasih Polije, kemarin (9/9). Mahasiswa yang lolos nanti akan mengikuti magang kuliah di Thailand.(POLIJE for RADAR JEMBER)

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Politeknik Negeri Jember (Polije) tak hanya mencetak mahasiswa yang berkualitas sesuai dengan disiplin ilmunya saja. Melalui Job Placement Centre (JPC), Polije juga membuka peluang mahasiswa untuk bisa disalurkan ke perusahaan. Salah satunya, PT Wonokoyo Jaya Corporindo yang melakukan seleksi beasiswa magang atau PKL ke Thailand, kemarin (9/9).

Seleksi yang diawali dengan tes tulis tersebut langsung digelar di Gedung Teknologi Informasi Polije. Seleksi magang ke luar negeri tersebut sangat diminati oleh mahasiswa Polije. “Harus positif lolos. Kalau lolos juga sudah siap berangkat ke Thailand,” kata Handoko, salah satu mahasiswa Polije yang ikut seleksi.

Minat Handoko ikut seleksi tidak hanya karena ingin mendapatkan beasiswa ke Thaialnd. Namun, para mahasiswa yang lolos juga dipastikan mendapat kontrak kerja dengan PT Wonokoyo Jaya Corporindo setelah mereka selesai kuliah. Terkait tawaran menggiurkan itu, mahasiswa mempersiapkan semaksimal mungkin. Seleksi yang dilaksanakan meliputi tes psikologi dan tes wawancara.

“Direncanakan waktu PKL selama 3 bulan di Universitas Rajamangala, Thailand. Ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman yang luar biasa, terutama di era Revolusi Industri 4.0 saat ini. “jelas Handoko.

Aji seto, koordinator Job Placement Center (JPC) Polije, menjelaskan bahwa beasiswa PKL ke Thailand diperuntukan bagi mahasiswa D-4 Manajemen Bisnis Unggas semester 7. “Diperuntukkan bagi mahasiswa semester 7 karena nantinya PKL akan dilaksanakan pada semester 8,” tambahnya.

Syarat yang harus dipenuhi, kata Aji, adalah mahasiswa tertarik dunia peternakan. Aji juga menjelaskan, program beasiswa akan didukung sepenuhnya oleh perusahaan. Mahasiswa yang lolos akan mendapatkan ikatan dinas. “Karena baru pertama kali, ditargetkan 8 sampai 10 mahasiswa yang lolos,” jelasnya.

Sebagai koordinator JPC, tambahnya, ia juga perlu menjalin sinergi dengan perusahaan agar lulusan Polije bisa tertampung. “Tidak hanya Wonokoyo yang jalin sinergi, perusahaan Wilmar juga sering,” katanya.

Bahkan, kata dia, perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit dan di kantor pusat melakukan seleksi karyawan di Polije. “Wilmar sampai datang ke Polije dan melakukan seleksi di sini,” ungkapnya. Dia mengaku, banyak lulusan Polije dengan kualifikasi tertentu sangat dicari perusahaan. Keahlian, kepribadian, dan etos kerja alumnus Polije juga membuat banyak perusahaan semakin percaya bahwa Polije mencetak lulusan terbaik dan dibutuhkan di dunia kerja.

IKLAN

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Istimewa

Editor : Bagus Supriadi