Warga Sukorambi Mulai Kesulitan Air Bersih

DAMPAK KEMARAU: Siti Rofiah warga Desa/Kecamatan Sukorambi dibantu cucu kesayangannya terlihat sedang mengambil air di kantor kecamatan setempat.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Dampak kemarau membuat warga Kecamatan Sukorambi mengeluh, mereka mengaku kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, minum dan memasak.

Hal itu pula dirasakan oleh Siti Rofiah, wanita lanjut usia yang bertempat tinggal di Jalan Mujahir, tepat di belakang kantor Kecamatan Sukorambi dan tetangga sekitarnya terpaksa mencari air ketempat lain.

Selama ini, keluarga Rofiah mengandalkan air sumber tidak jauh dari rumahnya untuk mencukupi kebutuhan air bersih, namun beberapa bulan terakhir karena musim kemarau, debit air terus mengecil.

Bahkan hampir sepuluh hari ini, Rofiah dibantu anak dan cucunya, terpaksa mengambil air di halaman kantor Kecamatan Sukorambi. “Setiap sore saya ke kecamatan untuk medapatkan air bersih, dari rumah saya membawa enam juriken dan satu galon atau total sekitar 100 liter air sehari dan diangkut menggunakan sepeda motor,” tukas Rofiah.

Dikatakan pula, karena keterbatasan ekonomi, rumahnya saat ini belum memiliki sumur bor untuk mengatasi kelangkaan air bersih di saat memasuki musim kemarau. “Karena air bersih ini dipakai oleh seluruh keluarga saya, jadi ya harus dihemat pemakaiannya dan untuk mencuci pun ngungsi ke sungai meski airnya tidak terlalu banyak,” imbuh Rofiah.

Sementara itu, Camat Sukorambi Bambang Rudianto mengatakan, dirinya mempersilakan warganya untuk mendapatkan air bersih di kantor kecamatan. “Silakan masyarakat Sukorambi datang ke kecamatan untuk mengatasi permasalahan air bersih, semua itu gratis dan tidak usah berebut selama mengambil air,” pintanya. (*)

IKLAN

Reporter : Winardyasto

Fotografer : Winardyasto

Editor : Mahrus Sholih