PT Semen Imasco Asiatic Sumbang Rp 10 Juta

Bantu Pembangunan Jembatan Rusak

GOTONG ROYONG: Perwakilan PT Semen Imasco Asiatik, Sugianto, menyerahkan bantuan secara simbolik kepada warga. Bantuan ini untuk membantu pembangunan jembatan yang menghubungkan dua wilayah di Kecamatan Puger, yakni Dusun Gedangan, Desa Puger Kulon, dan Dusun Kumitir, Desa Grenden.

RADAR JEMBER.ID Kepedulian PT Semen Imasco Asiatik terhadap problem masyarakat sekitar terus ditunjukkan. Baru-baru ini, perusahaan yang sedang membangun pabrik semen di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, tersebut memberi bantuan kepada masyarakat untuk memperbaiki jembatan yang menghubungkan dua wilayah di kecamatan setempat.

Humas PT Semen Imasco Asiatik Sugianto mengatakan, dukungan dana dari perusahaan berlambang singa merah itu untuk meringankan beban masyarakat yang secara swadaya membangun kembali jembatan yang nyaris ambruk. Apalagi, geladak itu merupakan akses vital yang menghubungkan warga di Dusun Gedangan, Desa Puger Kulon, dengan Dusun Kumitir, Desa Grenden. “Apalagi, jembatan ini juga menjadi jalur yang dilalui anak sekolah. Jadi, kami membantu agar bisa segera digunakan warga,” katanya, kemarin (6/9).

Bantuan itu, Sugianto menambahkan, diserahkan pada akhir Agustus lalu, dan diterima langsung oleh tokoh masyarakat yang menjadi penggerak rehabilitasi jembatan. Mewakili PT Semen Imasco Asiatic, Sugianto merasa bersyukur karena perusahaannya telah berpartisipasi untuk membangun kembali jembatan yang nyaris putus. Bahkan, jalur ini sempat tak bisa dilalui masyarakat beraktivitas selama beberapa bulan karena besi bekas rel kereta lori yang menjadi penyangga nyaris putus akibat tergerus arus sungai. Jembatan tersebut rusak sejak musim hujan tahun kemarin.

Setelah selesai dibangun secara gotong-royong, saat ini masyarakat dari dua dusun tersebut tidak usah berputar lagi lewat Jembatan Besini. Jadi, jarak dan waktu tempuhnya bisa sudah normal kembali seperti semula. “Banyak petani yang memanfaatkan jembatan ini ke sawah. Juga anak-anak Dusun Kumitir yang bersekolah di Kapuran, Grenden. Sekarang mereka tak perlu muter lagi,” jelasnya.

Renovasi jembatan itu dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Pengerjaannya dimulai sekitar medio Juli lalu. Warga tergerak membangun kembali secara swadaya karena merasa kasihan saat melihat aktivitas anak-anak yang setiap pagi harus menempuh jarak cukup jauh untuk pergi dan pulang sekolah. Berawal dari sinilah, PT Semen Imasco Asiatic merasa terpanggil untuk membantu agar jembatan tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh warga dan anak sekolah. (*)

IKLAN

Reporter :

Fotografer : Istimewa

Editor : Mahrus Sholih