Ilustrasi bisnis online. Ada lima kunci jualan baju bekas secara online. (Australia post)

JawaPos.com – Mendapatkan uang saku tambahan dari berbisnis saat ini semakin mudah. Lewat digital atau media sosial, menjual barang-barang fashion bisa menjadi pilihan. Tak harus baru, produk preloved (bekas) juga masih punya nilai yang menguntungkan apalagi branded (bermerek).

Ada beberapa kunci bagaimana caranya menjual barang preloved terutama baju (clothing) lebih menguntungkan. Salah satu kunci utamanya adalah kejujuran penjual.

1. Branded Sesuai Harga

Dilansir dari Niche Pursuits, Selasa (20/8), akan lebih baik penjual melakukan survei harga dulu ke toko lainnya untuk membandingkan harga baju baru dan baju bekas lainnya di setiap toko. Sehingga ketika menjual barang preloved tidak membanderol harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Hal itu bisa menguntungkan dan baramg cepat laku.

2. Promo Biaya Pengiriman

Potensi ini akan menguntungkan. Jika menjual via online, cobalah hitung kembali jika memungkinkan untuk menggratiskan biaya ongkos kirim. Maka konsumen lebih suka berbelanja di toko Anda.

Ilustrasi potongan biaya pengiriman barang pada usaha online. (Business standard)

3. Foto

Foto adalah penting. Gunakan kamera terbaik sebelum memposting foto-foto busama yang dijual. Perbanyaklah foto dari segala sisi, tampak depan, tampak belakang, tampak samping, bagian detail seperti resleting, kerah, label merek dsn lainnya. Sehingga konsumen tidak merasa tertutup atau dibohongi.

4. Layak Pakai

Artis Wika Salim menegaskan dirinya selalu memastikan produk preloved sebelum dijual. Dia menyarankan agar busana preloved yang dijual harus yang masih layak pakai.

“Pastinya harus layak pakai ya, yang masih wajar. Tetapi kita sebagai pembeli juga harus paham bahwa barang bekas pakai enggak ada yang sempurna,” jelasnya.

5. Harus Jujur

Dibutuhkan kejujuran dari penjual preloved branded. Jangan menutupi kekurangan produk. Apalagi jika ada cacat atau kerusakan.

“Yang dilihat, biasanya pembeli melihat dari segi bahan dan model. Kalau soal kualitas barang, rata-rata customer sudah paham ya. Kalau ada deffect atau kerusakan pun pasti saya infokan di awal,” tegas pemilik toko online @PrelovedJateng, Sienny.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

IKLAN