Tertangkap, Dua Penyekap Pelajar Ditembak

KESAKITAN: Salah seorang dari dua tersangka seusai ditangkap Tim Serigala Polsek Sumbersari. Kedua tersangka ditembak kakinya karena dianggap melawan saat dibekuk petugas.

RADARJEMBER.ID, JEMBER- Tim Serigala Polsek Sumbersari membekuk dua pelaku penyekapan terhadap WAY, 14, warga Kecamatan Kaliwates. Kedua pelaku masing-masing Bima, 19, warga Jalan Teuku Umar, Tegalbesar, Kaliwates, dan Rafa, 19, warga Jalan Jawa IIA, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

Kasus ini terungkap karena korban berhasil kabur setelah membuka kaca nako tempat kos yang ditempati salah seorang tersangka. Korban disekap pada Selasa (27/8) lalu, sekitar pukul 22.00. Malam itu, korban bersama dua pelaku pesta miras hasil patungan.

Menurut Bima, salah seorang tersangka, awalnya korban mengajak pesta miras di tempat kos Rafa, tersangka lainnya, di Jalan Jawa. Di dalam kamar, korban rewel karena setelah minum selalu minta makan dan camilan. “Karena kalau tidak dibelikan makanan, minuman yang dibeli akan dibuang,” ujar Bima, sang pencetus ide untuk menganiaya korban.

Karena dianggap rewel, maka kedua tersangka mencari akal dengan menutup mulut korban dengan kain agar diam. Namun, meski mulutnya disumpal kain, korban masih rewel hingga akhirnya mereka memukul mulut korban berkali-kali hingga giginya rontok. Tak hanya itu, salah seorang tersangka juga membacok kaki kiri korban menggunakan celurit.

Bahkan, wajah korban dipukul hingga memar di bagian mata kirinya. Setelah korban dianggap pingsan, kedua pelaku keluar dan mengunci kamar. Sementara motor milik korban dibawa kabur. “Motornya saya jual kepada orang Ajung seharga Rp 700 ribu,” akunya.

Tim Serigala Polsek Sumbersari yang menyelidiki kasus ini berhasil menangkap keduanya. “Karena melawan, kedua tersangka ditembak oleh polisi di bagian kaki kirinya,” ujar Kompol Faruk Mustafa Kamil, Kapolsek Sumbersari.

Bersama tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sangkur, roti kalung, dan obeng. “Sementara celurit milik salah seorang tersangka yang ada di kamar kos, dibuang di daerah Ajung saat menjual motor korban,” pungkas Faruk. (*)

IKLAN

Reporter : Jumai

Fotografer : Jumai

Editor : Mahrus Sholih